Connect
To Top

Rebecca Baru Kehilangan Keperawanannya di Usia 35 Tahun, What About Us?

NUSANTARANEWS.CO – Tidak sedikit orang jujur mengaku kalau dirinya telah melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan. Bahkan, itu seperti telah menjadi sebuah kesenangan tersendiri yang mereka kerap banggakan. Dan ada pula sebagian wanita terang-terangan mengaku sudah tak perawan lagi.

Melansir Independent, rata-rata orang mulai ML ketika telah menginjak usia 17 tahun, baik pria maupun wanita. Di usia tersebut, pria dan wanita mulai bereksperimen dan ingin merasakan berhubungan intim dengan pasangannya.

Kenyataan ini jauh berbeda dibanding sekitar tahun 50-an karena di tahun-tahun tersebut usia rata-rata mulai ML adalah 21 tahun. Dan sejak tahun 80-an, mungkin sampai saat ini orang sudah berani berhubungan seks pada usia seventen.

Namun, bagaimana ceritanya kalau masih ada orang belum pernah melakukan hubungan seks sampai usia 40 tahun?

Menulis di Thrillist, seorang wanita bernama Rebecca Golden mengaku kalau dirinya baru kehilangan keperawanannya di usia 35 tahun. Salah satu penyebabnya, kata Rebecca, pada saat usia 33-34 dirinya berjuang menjalani operasi lambung. Usai sembuh, memasuki usia 35 akhirnya Rebecca memulai kencannya.

Seperti banyak dari kita, Rebecca berjuang pada awalnya berkencan dengan seorang pria yang diyakininya akan menikahi dirinya.

Awalnya, Rebecca mengaku tidak akan melakukan ML dengan pria yang pernah mendekatinya sampai akhirnya ia berjumpa dengan Stephen. Bersama Stephen, karena yakin akan lanjut ke jenjang lebih serius, Rebecca pun menyerahkan keperawanannya.

Sama halnya orang yang kehilangan keperawanan di usia remaja, Rebecca juga merasakan kebingungan. Pada akhirnya Rebecca berkesimpulan bahwa perasaan menyesal karena telah terenggut keperawanan dengan pria yang selanjutnya tak menikahinya sama saja seperti apa yang dirasakan wanita-wanita usia remaja. Jadi, usia tidak relevan.

Setelah hubungan asmara singkat selama dua tahun, Rebecca telah belajar banyak bahwa dirinya harus memiliki selaput daranya. Namun, ketika menginjak usia 38 tahun, Rebecca mulai sadar bahwa seks sangat menyenangkan.

Rebecca tak menyesali karena telah kehilangan keperawanannya, karena sudah terlanjur terjadi. Baginya, tak butuh waktu lama untuk menetralisir penyesalannya.

Justru, kata dia, sulit memang menerima kenyataan tersebut. Namun, ia memahami apa yang diinginkan dari pasangan. Bagi Rebecca, ini bukan akhir dari segalanya. Ia mulai menjadi kutu buku dan bergaul dengan orang-orang introvert yang mampu menginspirasi dirinya.

“Aku berkencan, tetapi tidak sebagai cara untuk menciptakan identitas. Saya hampir tidak pernah berpikir tentang pertama kali saya melakukan itu. Tapi aku berpikir tentang masa depan dengan cinta, di mana ada keintiman dan seks dan kehidupan bersama,” ucapnya. (ER)

Komentar