Bripka Supriadi lindungi SH saat diamuk massa. Foto IST
Bripka Supriadi lindungi SH saat diamuk massa. Foto IST

NUSANTARANEWS.CO – Baru-baru ini publik media sosial dihebohkan oleh aksi mengagumkan dari sosok polisi muda melindungi remaja yang hendak dihakimi massa lantaran kepergok mencuri ayam.

Dalam unggahan video yang menjadi viral di lini massa, tampak polisi muda itu mendekap pelaku pencurian dan melindunginya dari amukan massa. Ketenangan dan kesigapannya dalam mengamankan korban dari kepungan puluhan orang menuai simpati dan sanjungan banyak netizen.

Dilansir dari laman resmi facebook Divisi Humas Polri, Jum’at (5/1/2016), diketahui polisi muda ini bernama Bripka Lalu Supriadi. Ia adalah seorang anggota Kepolisian Sektor Montong Gading yang bertugas sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Desa Kilang, Kecamatan Montong Gading, NTT.

Sekalipun baru bertugas tiga bulan di Desa Kilang, aksi Bripka Supriadi saat berusaha menyelamatkan nyawa tersangka pencuri ayam berinisial SH mampu menggegerkan dan membuat kagum warga.

Peristiwa itu terjadi dipenghujung akhir tahun 2016. Menurut keterangan dari Supriadi, amuk massa yang terjadi kepada tersangka SH bermula dari sang bhabinkamtibmas yang sedang melakukan sambang warga di Desa Kilang, namun tiba-tiba sekitar pukul 10.30 WITA ada warganya yang menelfon bahwa ada salah seorang anak yang sedang diamuk masa akibat kepergok mencuri ayam milik warga.

Mendengar kabar tersebut, tidak lama kemudian Bripka Supriadi meluncur ke TKP. Sesampainya dilokasi memang benar bahwa anak tersebut sedang diamuk masa. Dengan sigap, dirinya langsung merangkul anak tersebut dan melerai warga yang memukul anak tersebut. Ia juga meminta warga untuk tidak menghakimi SH.

Sementara keluarga tersangka yang mengetahui perbuatan anaknya tersebut langsung menuju ke Mapolsek Montong Gading dan melihat kondisi anaknya, mengetahui kondisi anaknya dalam kondisi sehat dan baik tanpa luka yang fatal. Keluarganyapun langsung mencari Bripka Supriadi dan mengucapkan banya terimakasih.

“Untung ada Pak Bhabin kalau tidak saya tidak tahu apakah nyawa anak saya bisa terselamatkan atau tidak. Terimakasih Bapak Bripka Supriadi,” ungkap keluarga tersangka. (red-01/emka)

https://www.youtube.com/watch?v=LdHAWitLpyY

Komentar