Ilustrasi. (Foto: SHUTTERSTOCK)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Para ilmuan dan ahli mengatakan kopi bisa mengurangi risiko kematian dini bagi pria dan wanita. Mereka menyarankan dalam sehari baiknya meminum dua cangkir kopi.

Dilansir The Sun, para ilmuan percaya bahwa pria yang mengkonsumsi dua sampai tiga cangkir kopi sehari 18 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal di usia muda dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Sementara wanita 8 persen.

Selain itu, konsumen terbesar juga 80 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit hati. Dan risiko kematian akibat masalah pencernaan turun 59 persen pada pria dan 40 persen pada wanita.

Minum kopi juga mengurangi kesempatan terkena stroke sebesar 30 persen dan pria sebesar 17 persen. Tapi konsumsi yang berlebihan ditemukan dapat meningkatkan kemungkinan kematian akibat kanker ovarium pada kesempatan ketiga.

Para ahli di Imperial College London mempelajari 521.330 orang di sepuluh negara Eropa selama 16 tahun.

Mereka menemukan jenis kopi, seperti espresso atau susu latte, tidak mengubah efek perlindungannya. Dan mereka menemukan efek yang sama pada peminum standar dan tanpa kafein, menunjukkan bahwa kafein tidak bertanggung jawab atas dorongan kesehatan.

Sebaliknya, mereka percaya senyawa alami lainnya dalam bantuan kopi bermanfaat untuk memperbaiki fungsi hati dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

“Dibandingkan dengan peminum non-kopi, mereka yang minum kopi memiliki profil enzim hati yang lebih sehat, peradangan lebih rendah dan kontrol glukosa yang lebih baik. Jadi mungkin kopi bisa memberi efek menguntungkan pada jalur ini,” kata peneliti utamka Dr Marc Gunter.

Profesor Elio Riboli, dari Imperial’s School of Public Health, mengatakan bahwa minum kopi tidak hanya aman, tapi mungkin memiliki efek kesehatan yang protektif. Pakar risiko Universitas Cambridge Prof Sir David Spiegelhalter mengatakan bahwa orang harus bersantai dan menikmati kopi mereka. (ed)

Editor: Eriec Dieda

Komentar

SHARE