Dgn menggunakan kursi roda, bu Rachmawati di bawa ke Mako (Brimob) dgn tuduhan makar/Foto: Istimewa (@bintangku206)
Dengan menggunakan kursi roda, bu Rachmawati dibawa ke Mako (Brimob) dgn tuduhan makar/Foto: Istimewa (@bintangku206)

NUSANTARANEWS.CO – Pemeriksaan terhadap ketujuh terduga aksi makar terus dilakukan oleh pihak kepolisian di Markas Komando Brigadir Mobile (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ketujuh terduga diperiksa di ruang yang berbeda. Terakhir, berdasarkan kabar yang tersiar di awak media, salah satu terduga yakni Sri Bintang Pamungkas menolak untuk diperiksa.

Sementara itu, terduga lainnya yakni Rachmawati Soekarnoputri pun tetap dipaksakan oleh polisi untuk tetap diperiksa. Padahal, berdasarkan informasi dari Koordinator GS-NKRI, Gde Siriana dan Lily Wahid, kondisi Rachmawati sangat tidak memungkinkan untuk diperiksa saat ini juga.

“Info baru saja pukul 19.10 dari Ibu Rachmawati dari Mako Brimob bahwa beliau dipaksakan diperiksa oleh penyidik meskipun kesehatannya tidak memungkinkan,” ungkap Lily seperti dikutip dari pesan singkat, Jakarta, Jum’at (2/12) malam.

Bahkan, lanjut Lily, tim dokter Mako Brimob juga menyatakan tekanan darah Rachmawati ada di angka 230/120, sehingga tidak memungkinkan untuk diperiksa. (Deni)

Komentar