NUSANTARANEWS.CO – Harga cabai merah di beberapa pasar tradisional Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mengalami kenaikan yang signifikan hingga menembus Rp 80.000 per kilogram.

“Tadi pagi cabai keriting asal Bukittinggi naik lagi mencapai Rp 80.000/kg,” kata Lilik, warga Jalan Melati Pekanbaru, Minggu (9/10).

Lilik menjelaskan, kenaikan harga cabai merah tahun ini diluar dugaan karena tidak ada hari besar keagamaan yang akan terjadi dalam waktu dekat.

“Sepekan lalu harga cabai sudah mahal Rp 60.000/kg, tetapi kini semakin naik saja mencapai Rp 80.000/kg,” ungkapnya.

Siregar (42), salah seorang pedagang cabai merah di Pasar Kodim membenarkan bahwa kini harga cabai merah kotak asal Sumatera Utara juga ikut naik. Kalau biasanya dipasarkan Rp 50.000/kg kini naik menjadi Rp 60.000/kg.

“Padahal saat normal harga cabai Medan ini hanya Rp 25.000-Rp 30.000, bahkan musim panen raya lebih murah lagi,” tuturnya.

Menurut dia naiknya harga cabai merah di Pekanbaru dikarenakan modal penjualan dari sentra penghasil juga naik.

“Modal dari agen naik,” tegasnya.

Kenaikan ini dikarenakan saat ini memasuki musim kemarau dan cuaca lagi ekstrim.

Selain harga cabai merah, cabai hijau dan cabai rawit ikut naik, walau kenaikannya tidak sebesar merah sebab konsumsi sedikit beralih ke dua substitusi ini.

“Cabai rawit kini Rp 50.000/kg, hijau Rp 35.000,” katanya menambahkan. (Yudi/ant)

Komentar