Asisten Deputi Pengelolaan Potensi Kawasan Darat BNPP, Tavipiyono. Foto Eddy Santry
Asisten Deputi Pengelolaan Potensi Kawasan Darat BNPP, Tavipiyono. Foto Eddy Santry

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Pemerintah Pusat menseriusi musibah tergenangnya 4 Kecamatan di Kabupaten Nunukan akibat banjir yang melanda kawasan Nabawan, Sabah-Malaysia yang bermuara di Sungai Sembakung, Desa Labang, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara sejak 30 Maret 2017 lalu.

Musibah yang menggenangi sedikitnya 50 Desa dari Kecamatan Lumbis Ogong, Kec. Lumbis, Kec. Sembakung dan Kecamatan Sembakung Atulai tersebut memang sudah mulai mengering. Namun pasca Banjir Musiman tersebut yang akan menjadi perhatian lebih dari Pemerintah untuk segera melakukan langkah-langkah konkrit dan konferhensif, sehingga kedepan apabila banjir dari negeri tetangga tersebut terjadi lagi, masyarakat dapat terhindarkam dari dampaknya.

Sebagai langkah keseriusan Pemerintah, Senin (10/4/2017), Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), melakukan tinjauan langsung ke Desa Atap, Kecamatan Sembakung yang merupakan lokasi terparah dari banjir tersebut.

Asisten Deputi Pengelolaan Potensi Kawasan Darat BNPP, Tavipiyono, yang memimpin rombongan kepada Nusantaranews menuturkan bahwa musibah akibat tergenangnya 4 Kecamatan tersebut bukan sekedar bencana biasa,karena terjadi setiap tahun dan dan banjir berasal dari luapan sungai-sungai di wilayah Malaysia.

“Pemerintah akan menseriusi permasalahan ini dan untuk itulah kami datang melakukan tinjauan langsung kesini. Kita akan croscek dan menggali informasi tentang jenis dan bentuk insfratruktur seperti apa yang sesuai untuk lokasi,” ujarnya.

Tavipiyono memaparkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan secara rinci bentuk insfratruktur seperti apa yang akan dibangun,namun secara garis besarnya, dirinya mengungkapkan bahwa insfratruktur pengendalian dan penanggulangan akan secepatnya direalisasikan.

“Setelah kami teliti dan dari aspirasi yang kami terima,ada 4 jenis insfratruktur yang layak untuk wilayah ini seperti Pembangunan PLTA, Pembuatan Siring di tepi Sungai Sembakung, Relokasi dan Pembuatan Jalan di wilayah Relokasi nantinya,” papar Pria yang akrab dipanggil Avip tersebut.

Avip juga menuturkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Nunukan yang telah sangat sigap dan siaga dalam menangani bencana akibat banjir musiman tersebut. Menurutnya, kesigapan Pemerintah setempat dalam penanganan bencana apapun untuk meminimalisir kerugian masyarakat.

“Saya lihat kawan-kawan dari Pemkab Nunukan sudah sangat sigap dan sangat siap serta sangat sistematis dalam menangani musibah ini. Dan kita akan bersungguh-sungguh memprioritaskan program-program diwilayah perbatasan ini,agar kedepan musibah seperti ini dapat terhindarkan,” pungkasnya.

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar