Arus Jalan Tol-Cikampek/Foto: sindinews.net
Arus Jalan Tol-Cikampek/Foto: sindinews.net

NUSANTARANEWS.CO – Badan Usaha Milik Negara yang merupakan operator tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan terus mengoperasikan 6 ruas jalan tol baru sepanjang 235 kilometer secara bertahap pada 2017 mendatang.

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, jalan tol tersebut merupakan bagian dari target pemerintah untuk membangun jalan tol baru sepanjang 1.000 kilometer.

“Tol ini bagian dari upaya percepatan pembangunan jalan tol baru dan untuk mempertahankan posisi market leader industri jalan tol Indonesia ” ujar Dwimawan dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin(19/12/2016).

Menurutnya, Jasa Marga berkomitmen untuk dapat menyelesaikan seluruh proyek jalan tol yang saat ini sudah dimiliki hak konsesinya pada tahun 2019.

Menurut Dwimawan, sampai saat ini Jasa Marga telah mengoperasikan 593 kilometer jalan tol atau 61 persen dari total panjang jalan tol yang ada di Indonesia.

Adapun beberapa jalan tol yang akan beroperasi di antaranya adalah Jalan Tol Semarang-Solo (Bawen-Salatiga) sepanjang 17,5 kilometer, dan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sepanjang-Krian) dengan 15,5 kilometer.

Jalan tol tersebut melengkapi ruas yang terlebih dahulu telah beroperasi yaitu Waru-Sepanjang dan Krian-Mojokerto sehingga Jalan Tol Surabaya-Mojokerto beroperasi secara penuh.

Kemudian Jalan Tol Gempol-Pasuruan sepanjang 20,5 kilometer, Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Perbarakan-Sei Rampah) sepanjang 41,69 kilometer, dan Jalan Tol Solo-Kertosono sepanjang 139,76 kilometer, yang akan beroperasi secara penuh.

Dwimawan berujar, Jasa Marga berkomitmen untuk dapat menyelesaikan semua proyek jalan tol yang saat ini sudah dimiliki hak konsesinya hingga 2019. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan kontribusi Jasa Marga untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional dengan membangun konektivitas antar wilayah. (Andika)

Komentar