Connect with us

Sosok

Tokoh Pergerakan Nasional, Syaikhona Kholil Bangkalan Layak Bergelar Pahlawan Nasional

Published

on

Tokoh pergerakan nasional, Syaikhona Kholil Bangkalan layak bergelar pahlawan nasional.

Tokoh pergerakan nasional, Syaikhona Kholil Bangkalan layak bergelar pahlawan nasional./Foto: Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Tokoh pergerakan nasional, Syaikhona Kholil Bangkalan layak bergelar pahlawan nasional. Dukungan agar Presiden RI Jokowi menetapkan Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai Pahlawan nasional terus mengalir. Wakil ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mengatakan bahwa gelar pahlawan nasional sangat pantas dianugerahkan kepada Syaikhona Kholil Bangkalan.

“Beliau ulama kharismatik yang diakui keberadaannya dikalangan umat Islam bahkan di nusantara ini. Beliau juga ikut aktif di berjuang untuk nengeri tercinta ini dalam usaha kemerdekaan,”jelas politisi asal Partai Demokrat ini saat dikonfirmasi di Surabaya, selasa (26/1).

Mantan birokrat ini mengatakan dari gagasan dan pemikiran sosok Syaikhona Kholil, lahirlah semangat untuk berjuang para pemuda-pemuda nusantara saat itu dalam merebut sebuah kemerdekaan.

“Dari literatur dan jurnal yang saya baca, diketahui bahwa pemikirannya sangat diwaspadai pihak penjajah saat itu terutama ketika akan menancapkan penjajahan di Indonesia. Dari pemikirannya lahirnya pergerakan nasional dan nasionalisme di kalangan pesantren.Termasuk, dia menjadi epicentrum jejaring ulama dan Islam Nusantara,” sambung pria asal Sumenep ini.

Tak hanya itu, kata Achmad Iskandar, tiga muridnya sudah terlebih dahulu ditetapkan oleh pemerintah sebagai pahlawan nasional.

“Tiga murid beliau antara lain Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari (Ponpes Tebuireng, Jombang), KH Wahab Hasbullah (pendiri Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang), dan KH As’ad Syamsul Arifin (Ponpes Sukorejo, Situbondo) sudah ditetapkan menjadi pahlawan nasional. Tentunya Syaikhona Kholil Bangkalan juga pantas dianugerahi gelar pahlawan nasional,” tutupnya.( setya)

Loading...

Terpopuler