Connect with us

Hankam

TNI AL Nunukan Amankan Kapal Vietnam dan 4 Kapal Filipina

Published

on

TNI AL Nunukan Amankan Kapal Vietnam dan 4 Kapal Filipina

Kapal Vietnam yang diamankan TNI AL Nunukan pada Rabu (18/4/2018) di Perairan Sebatik. (Foto: Eddy Santry/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Terkait Kapal Vietnam bernama Hoang Minh Nhat Co Stock yang diamankan TNI AL Nunukan di perairan Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara pada Rabu, (18/4) lalu, Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Machri Mokoagow mengungkapkan bahwa kapal tersebut membawa sembako yang hendak dibongkar di Sabah-Malaysia.

“Kapal asing itu terindikasi mau bongkar muat di tengah laut tak sesuai pelabuhan tujuannya, ini menimbulkan kecurigaan jangan-jangan kapal Vietnam tersebut membawa barang lainnya mungkin narkoba atau apa.” ujar Machri di Nunukan, Minggu (24/4/2018).

Berkaca pada kasus di Batam tentang pemeriksaan kapal, Machri mengungkapkan pihaknya akan mentargetkan tiga hari pemeriksaan kapal tersebut. Machri menegaskan hal tersebut dilakukan sebagai langkah agar pemeriksaan dapat menemukan hasil maksimal.

“Jangan sampai di sini kita tidak menemukan apa-apa, ternyata di tempat lain ada temuan,” imbuhnya.

Untuk itu setelah melakukan koordinasi, Mahcri memerintahkan kapal dibawa ke Pelabuhan Tunon Taka untuk pemeriksaan fisik menyeluruh. Pemeriksan melibatkan Tim EFQR, BNN Nunukan, Satreskoba, KSOP, Bea Cukai, K9, Karantina dan Pelindo.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, kapal tersebut memuat 2.900 ton beras dalam 1.116 karung. Kapal itu diawaki 13 orang terdiri dari 10 warga negara Vietnam dan 3 warga negara India.

Namun Danlanal Nunukan tetap menaruh kecurigaan terhadap empat buah kapal asal Filipina yang belayar bersaman dengan kapal Vietnam tersebut. Untuk itu, Mahcri menegaskan akan melakukan pemeriksaan secara lebih intensif terhadap empat kapal tersebut.

“Namun kami menemukan kejanggalan lain dengan adanya empat kapal kayu Filipina yang ikut masuk Perairan Sebatik Indonesia bersamaan keberadaan kapal tersebut. Untuk apa empat kapal Filipina itu masuk? Dan bagaimana proses pemeriksaan? Saat ini kita masih lakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Untuk diketuhui, Kapal Vietnam bernama Hoang Minh Nhat Co Stock tersebut pada saat penangkapan tengah menuju Sabah-Malaysia. Namun personel KRI Untung Suropati yang sedang patroli keamanan laut perbatasan Republik Indonesia-Malaysia merasa menemukan kejanggalan dan kecurigaan sehingga kapal bermesin GT 1500 digiring menuju Pelabuhan Sebatik.

Pewarta: Eddy Santry
Editor: Eriec Dieda

Advertisement

Terpopuler