Spektakuler, Bupati Konawe Dianugerahi Piala Adipura Buana 2016

NUSANTARANEWS.CO – Kabupaten Konawe sukses meraih tropi Piala Adipura Buana tahun 2016 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan RI. Konawe sebagai salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Tenggara mendapatkan piala Adipura Buana ini untuk kategori Kota Sedang.

Penghargaan prestisius ini diraih tatkala Kabupaten yang dikenal sebagai lumbung beras di provinsi Sulawesi Tenggara ini dipimpin oleh Bupati Kery Saiful Konggoasa dan Wakil Bupati Parinringi. Piala Adipura Buana dianugerahkan kepada Konawe karena pemerintahnya berhasil menggabungkan unsur sosial dengan lingkungan untuk membentuk kota layak huni. Penilaian paling penting dan utama adalah kepedulian masyarakatnya terhadap lingkungan.

Penghargaan ini bukan datang begitu saja, tetapi berkat usaha dan upaya Bupati Kery Saiful Konggoasa dan wakilnya menjadikan Konawe sebagai kota yang bersih, nyaman, dan layak huni. Bahkan disebutkan perjalanan untuk bisa kembali meraih Adipura Pemda Konawe, ternyata butuh waktu 24 tahun amanya.

Ketua panitia penerima piala Adipura Konawe, Parinringi menuturkan, Konawe pernah meraih Adipura yang pertama tahun 1992. Ketika itu, pemerintahan masih dinahkodai Bupati Razak Porosi. Pencapaian itulah yang diabadikan jadi tugu Adipura di jalan poros Kota Unaaha. Namun setelahnya, Adipura tidak kunjung diraih lagi. Meskipun Razak ketika itu memimpin selama dua periode.

“Pada zaman pemerintahan Lukman Abunawas, bupati berikutnya, penghargaan Adipura jauh panggang dari api. Selama dua periode, ibu kota Konawe tak pernah masuk sebagai peraih Adipura. Program Permata seolah tak sanggup mempercantik Unaaha dan membuatnya layak meraih Adipura,” ungkapnya.

Setelah lebih dua dekade berpuasa, semangat untuk meraih Adipura Buana muncul kembali di pemerintahan Kery-Parinringi. Melalui program Perisai, Kota Unaaha pun disulap lebih cantik dari sebelumnya. Alhasil, setelah tiga tahun memimpin, pemerintahan Kery-Parinringi dilimpahi penghargaan Adipura Buana, tepatnya pada Jumat, 22 Juli 2016 lalu di Istana Presiden. Penganugerahan ini diserahkan oleh Wakil Presiden, H. Jusuf Kalla kepada ketua tim penerima Adipura Konawe, Parinringi.

Baca Juga:  Raih WTP, Bupati Kery Sebut Konawe Cetak Sejarah Baru

Selanjutnya, piala tersebut tiba di Bandara Haluoleo Sultra sekira pukul 12.00 di hari yang sama. Kedatangan Wabup, disambut langsung oleh bupati bersama rombongan. Piala Adipura pertama untuk pasangan tersebut pun langsung diarak menuju kantor Sekretariat Daerah (Setda) Konawe. Disaksikan segenap unsur SKPD, Parinringi memberikan piala tersebut kepada Kery. Selanjutnya, diserahkan kepada Ketua DPRD Konawe, Gusli Topan Sabara.

Namun demikian, piala Adipura Buana tidak menjadikan pemda Konawe bereuforia belaka, tetapi lebih gigih dan semangat dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat, utamanya para pegawai kebersihan. Hal tersebut disampaikannya sebagai bentuk apresiasi kepada pasukan kebersihan Konawe. Dimana ia berjanji akan memperhatikan kesejahteraan kepada lebih dari 300 pegawai yang bertugas membersihkan ibu Kota Unaaha. “Kesejahteraan akan kita tingkatkan. Tentu semuanya akan disesuaikan dengan keuangan daerah,” jelasnya.

Menurut Kery, lama kerja pegawai kebersihan tiap harinya berdurasi dua jam. Dalam sebulan mereka menerima upah yang variatif. Ada yang Rp 900 ribu, hingga di atas Rp 1 juta. Upah tersebut akan dipertimbangkan untuk dinaikan, mengingat tantangan kerja untuk mempertahankan Adipura kedepannya akan cukup tinggi. “Yang susah itu mempertahankan. Tapi inilah tantangan dipemerintahan kami saat ini,” terangnya.

Pada waktu yang sama, Parinringi menurutkan ada sekitar 540 kabupaten/kota se-Indoensia yang dinilai. Namun hanya ada 100 lebih daerah yang presentasi. Dari jumlah tersebut, 99 daerah dinyatakan mendapat Adipura. Sebanyak 3 daerah mendapat Adipura Paripurna, 40 daerah mendapat Adipura Kirana dan 56 daerah yang mendapat Buana. Konawe masuk termasuk penerima Adipura Buana.

“Adipura Buana diberikan untuk kota kategori kecil. Penilaian ini juga menyematkan Unaaha menjadi kota layak huni. Sudah tiga tahun kita benahi Konawe, dari semua sisi, termasuk lingkungan. Hasilnya sudah terlihat dengan penghargaan Adipura tersebut,” tandasnya.

Baca Juga:  Raih WTP, Bupati Kery Sebut Konawe Cetak Sejarah Baru

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Bupati Konawe, bahwa penghargaan Adipura Buana sepatutnya dipertahankan. Karena itu diperlukan kerja keras yang kompak dari semua pihak di Konawe. “Kita berharap anugerah Adipura ini bisa dipertahankan, dan itu butuh komitmen bersama semua pihak untuk terus menjaga lingkungan bersih,” kata Kery. (Sulaiman/Red-02/dbs)