Connect with us

Hukum

Serang Petugas Dengan Sajam, Timsus Polrestabes Surabaya Tembak Mati Bandar Narkotika

Published

on

Serang Petugas Dengan Sajam, Timsus Polrestabes Surabaya Tembak Mati Bandar Narkotika

Serang Petugas Dengan Sajam, Timsus Polrestabes Surabaya Tembak Mati Bandar Narkotika. (Foto: Setya W)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya : Seorang bandar narkotika bernama  Mustofa Ali AL Faris (25) warga Pasuruan dikirim ke akherat oleh timsus Satreskoba Polrestabes Surabaya di wilayah Jambangan Surabaya, Jumat (14/2/2020). Yang bersangkutan ditembak mati oleh petugas karena menyerang petugas dengan sajam saat akan dilakukan penangkapan.

Mustofa sendiri bukan orang baru dikalangan peredaran narkotika, dan yang bersangkutan sudah lama menjadi incaran petugas.

“Yang bersangkutan adalah pengedar yang menjadi incaran anggota beberapa waktu belakangan ini,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugraha di kamar jenazah RSUD Soetomo Surabaya, Sabtu (15/2/2020).

Mantan Kanit Jatanras Polda Metro Jaksel ini mengatakan tersangka ditembak mati karena berusaha melawan saat dilakukan penangkapan.

”Tersangka menyerang anggota sajam dan akhirnya diberi tindakan terukur di dadanya,” jelas alumnus akpol 1995.

Dikatakan mantan kanit Jatanras Polda Metro Jaksel  ini mengatakan nama tersangka muncul setelah sebelumnya pihaknya menangkap seorang kurir sabu bernama  Aconk.

”Dari tangan AConk sendiri kami sita barang bukti sabu jenis sabu seberat 12 kilogram dan 10 ribu butir pil ekstasi di Jambangan. Setelah dikembangkan, disita kembali 13 kilogram sabu di rumah pelaku di Bangkalan, Madura,” jelas  Sandi.

Saat menembak mati Mostofa, kata Sandi, pihaknya mengamankan barang bukti sabu seberat 1 Kg dan 1000 pil ekstasi yang didapat dari tas yang dibawa tersangka.

“Tersangka Mustofa ini merupakan bandar yang mengendalikan peredaran narkotika antar kota diantaranya Malang, Sidoarjo, Surabaya serta beberapa daerah di Jatim” tandas mantan Kapolrestabes Medan ini (setya)

Loading...

Terpopuler