Berita UtamaMancanegaraTerbaru

Rudal Presisi Hizbullah Dapat Capai Semua Target di Israel

Rudal presisi Hizbullah dapat capai semua target di Israel
Rudal presisi Hizbullah dapat capai semua target di Israel/Foto: presstv.ir

NUSANTARANEWS.CO, Lebanon – Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon Seyed Hassan Nasrallah mengatakan bahwa kemampuan militer gerakan perlawanan telah membangun kekuatan pencegah yang signifikan.

“Saya memberi tahu orang-orang Lebanon bahwa mereka harus percaya diri dengan kemampuan perlawanan. Ada keselamatan dan keamanan di Lebanon sejak 2006 karena keseimbangan pencegahan,” kata Nasrallah.

Ditegaskannya bahwa rudal presisi gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon mampu mengenai target Israel dimanapun baik di darat maupun di laut.

Pernyataan itu dikeluarkan Nasrallah saat memperingati 40 tahun berdirinya Hizbullah di tengah kesibukan Israel di ladang minyak dan gas maritim, di lepas pantai Lebanon.

Pada awal bulan ini, Hizbullah telah meluncurkan tiga drone tak bersenjata ke arah kapal Energean yang berbasis di London sebagai peringatan kepada para pekerja bahwa di atas kapal bahwa itu “bukanlah daerah yang aman.”

“Drone kami masuk dan kembali dari Galilea dan menduduki Palestina puluhan kali selama beberapa tahun terakhir dan musuh gagal menembak jatuh mereka,” kata Nasrallah

Baca Juga:  Kunjungan Reses Sartono Menyerahkan Ribuan Bantuan Pasang Baru Listrik di Dapilnya

Dalam pidato yang disiarkan Senin malam, Nasrallah memperingatkan bahwa “tidak seorang pun” akan diizinkan untuk beroperasi di ladang minyak dan gas maritim jika Lebanon dilarang dari “haknya” dalam mengekstraksi dari daerah-daerah lepas pantainya.

“Jika ekstraksi minyak dan gas dari Karish dimulai pada September mendatang sebelum Lebanon memperoleh haknya, maka akan menjadi masalah dan kami akan melakukan apa saja untuk mencapai tujuan kami,” katanya.

Nasrallah juga mengungkapkan bahwa pemerintah Lebanon tidak mampu membuat keputusan yang tepat untuk melindungi negara ini dan sumber dayanya. Oleh karena itu, gerakan perlawanan terpaksa membuat keputusan. Tujuan kami adalah agar Lebanon mengekstraksi minyak dan gas, karena ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan Lebanon.

“Ini adalah tindakan yang harus diambil. Kami tidak akan menerima penipuan apa pun dan kami harus mengambil kembali hak kami,” tegas Nasrallahpungkasnya. (Banyu)

Related Posts

No Content Available