Peringatan 750 Tahun Sumenep Kenakan Pakaian Adat, Berbahasa Madura Saat Upacara

Upaca hari jadi sumenep ke 750 tahun di depan masjid agung
Upaca hari jadi sumenep ke 750 tahun di depan masjid agung Sumenep, Kamis (31/10). (Foto: Danial Kafi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Setiap tanggal 31 Oktober Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep Madura menggelar upaca peringatan hari jadi sumenep ke 750. Kegiatan yang di gelar di depan Masjid Agung tersebut berlangsung khitmat.

Saat sambutan, Bupati Sumenep KH. Abuya Busyro Karim menggunakan bahasa madura halus, dihadapan para tamu undangan dan peserta upaca. Peringatakan hari jadi Sumenep merupakan kegiatan yang terus diperingati setiap tahun, hal teresebut sebagai upaya mengenang perjuang pendahu Raja dan Adipati Sumenep dalam rangka memajukan Kabupaten di ujung timur Pulau Madura. Kamis, 23 Oktober 2019

“Peringatan hari jadi sumenep ke 750 sebagai upaya untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu kabupaten sumenep,” terangnya

Suami Nurfitriana mengaku dalam upaca hari jadi menggunakan bahasa madura halus, tujuannya sebagai upaya melestrikan bahasa daerah yang saat ini mulai ditinggalkan penggunanya. Padahal bahasa madura merupakan kekayaan daerah yang perlu trus diajarkan kepada generasi selanjutnya. Agar para generasi muda madura pintar berkomunikasi dengan bahasa daerah.

“Jika bahasa daerah mulai di tinggalkan, maka suatu saat orang madura tidak tahu dengan bahasanya sendiri,” tuturnya

Oleh sebab itu, dalam sambutannya Bupati Sumenep akan terus mempertahankan eksistensi bahasa madura. Dengan cara bekerja sama dengan Dinas Pendidikan yakni mewajibkan siswanya menggunakan bahasa madura di hari hari tertentu

“Orang tua mempunyai peran penting dalam rangka mengajarkan anaknya berbahasa madura halus,” ucapnya

Dalam upacara tersebut, para ASN di lingkungan pemkab sumenep turut hadir sebagai peserta upacara. Hadir pula ketua DPRD Sumenep beserta pimpinan yang lain. Hadir pula Camat se Kabupaten Sumemep besarta kepala OPD dilingkungan pemkb sumenep.

Pantauan Nusantaranews.co usai upaca juga diberikan beberapa menghargaan kepada para ASN yang berpretasi, serta uang pembinaan.

Baca Juga:  Kudus Gelar Doa Bersama untuk Palu dan Donggala

Pewarta: Danial Kafi