Perempuan Pemantik Rindu – Puisi Nuriman N. Bayan

Perempuan Pemantik Rindu. Foto: Dok. YouTube

Perempuan Pemantik Rindu. Foto: Dok. YouTube

Puisi Nuriman N. Bayan

PEREMPUAN PEMANTIK RINDU

 

Barangkali

ini malam paling gerimis bagimu

pemantik rindu, sebab nyala

dari lelakimu, adalah matahari.

 

Bergembiralah,

hidup terlalu dingin

untuk kau basahi.

 

Percayalah,

Tuhan tak sedang tidur

di ranjang kesedihanmu.

 

Berdoalah, sebab hanya di sana

tempat segala berpulang

dan kembali menjadi indah.

 

Ternate, 19 Desember 2017.

Baca Juga:

Simak di sini: Puisi Indonesia

Nuriman N.Bayan atau lebih dikenal dengan Abi N.Bayan. Berdomisil di Ternate Utara. Karyanya dipublikasikan dalam media daring dan tergabung dalam antologi : Kita Halmahera, Kitab Puisi Penyair Maluku Utara, Embun-embun Puisi, Langit Senja Jatigede, Mengunyah Garam, Seratus Puisi Melawan Korpusi, Bait Kisah Di musim Hujan, Rumah Seribu Jendela. Pernah terbit di Mutiara Banten Edisi – 52 dan Majalah Simalaba edisi 1-2.

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi*) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: redaksi@nusantaranews.co atau selendang14@gmail.com

Exit mobile version