Connect with us

Hankam

Pangdam V/Brawijaya Jelaskan Asal Usul Nama Brawijaya

Published

on

brawijaya, kodam brawijaya, pangdam brawijaya, raja brawijaya, prajurit kodam brawijaya, nusantaranews

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman di acara sarasehan dalam rangka perayaan HUT Kodam V/Brawijaya yang ke-70 pada tahun 2018 di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (16/12/2018). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, MojokertoPangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman bercerita tentang asal usul nama Brawijaya di Pendopo Agung Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Pangdam bercerita bersamaan dengan perayaan HUT Kodam V/Brawijaya yang ke-70 pada tahun 2018.

Mayjen Arif Rahman menuturkan nama Brawijaya dulunya merupakan suatu dinasti Kerajaan Majapahit. Kerajaan itu, kata Mayjen Arif, dinilai telah berhasil menyatukan seluruh wilayah di nusantara. Dan satu-satunya kerajaan yang mampu mencapai puncak kejayaan yang gemilang.

“Dengan demikian, sifat kepemimpinan, keperwiraan dan keprajuritan yang dimiliki raja Brawijaya, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi prajurit Kodam Brawijaya dalam pengabdiannya kepada nusa dan bangsa,” jelas Pangdam, Minggu (16/12).

Semangat kejuangan raja Brawijaya saat itu, ungkap Pangdam, mampu mewujudkan persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat. Hal tersebut merupakan suatu contoh kemanunggalan antara prajurit dan rakyat kala itu.

Loading...

“Raja Brawijaya saat itu selalu dekat dengan rakyatnya. Itu merupakan suatu cerminan sikap dan perilaku yang harus dicontoh oleh prajurit Kodam Brawijaya,” tegas mantan Gubernur Akademi Militer (Akmil) tahun 2016 lalu ini.

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh pejabat sekaligus para Komandan Satuan di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya untuk meneruskan perjuangan para pendahulu khususnya raja Brawijaya.

“Acara ini merupakan suatu tradisi untuk memperingati HUT Kodam Brawijaya. Melalui doa, kita berharap agar Kodam Brawijaya selalu diberikan keselamatan, kekuatan dan kemudahan serta kesuksesan dalam menjalankan tugas demi kejayana, dan kesatuan Republik Indonesia,” pinta Pangdam

Baca Juga:  Operasi Linud Udara Digelar untuk Rebut Sasaran Vital

Selain dihadiri Pangdam, berlangsungnya sarasehan di pendopo Agung Trowulan tersebut, juga dihadiri oleh Letjen TNI (Purn) Moegirto. Letjen Moergito, merupakan mantan Pangdam V/Brawijaya ke-20. Tidak hanya itu, sarasehan tersebut, juga diikuti oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Bambang Himawan, Irdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Joni Pardede, Danrem 082/CPYJ, Kolonel Arm Budi Suwanto, hingga Forkopimda sekaligus tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berada di Kabupaten Mojokerto.

(myp/anm)

Editor: Ani Mariani

Loading...

Terpopuler