Menginap di Hotel, Inilah Cara Masyarakat Surabaya Jika Tak Mudik Saat Lebaran

Menginap di hotel, inilah cara masyarakat Surabaya jika tak mudik saat lebaran.
Menginap di hotel, inilah cara masyarakat Surabaya jika tak mudik saat lebaran.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Kurang dua minggu lebaran Ramadhan 2022 segera tiba. Di mana masyarakat kota Surabaya sudah melakukan sejumlah aktivitas kegiatan untuk mudik ke daerahnya masing-masing.

Tentunya hal ini juga berdampak pada roda perekonomian di Jatim, salah satunya di Surabaya.

Pemesanan hotel di Surabaya naik hampir 100 persen. Maklum, masyarakat yang tidak mudik, lebih memanfaatkan untuk tinggal di hotel selama lebaran.

Menurut ceo Amitya Hotels, Rucita Permatasari mengatakan tak hanya lebaran saja, melainkan selama ramadhan tahun ini, ditengah pandemi Covid-19, ada peningkatan lebih bagi masyarakat yang memanfaatkan hotel untuk aktivitasnya.

“Ada yang menggelar buka puasa bersama atau sahur bersama. Bahkan, selama ramadhan aktivitas naik dua kali lipat,”jelas wanita yang juga pengurus HIPMI ini saat dikonfirmasi, Sabtu (16/4).

Dikatakan oleh Rucita, saat ini, pariwisata sudah mulai pulih kembali setelag dua tahun lebih lesu karena Pandemi Covid-19. ”Tentunya juga berimbas dari jumlah pengunjung yang menginap di hotel,” jelasnya.

Soal ada kenaikan tarif hotel, Rucita mengaku memastikan untuk tarif hotel yang dikelolanya juga mengalami kenaikan, terlebih lebaran nantinya.

“Pasti semua naik tarif hotel untuk lebaran nanti. Sekarang saja untuk yang sudah pesan kamar untuk tanggal 1 hingga 6 Mei saat lebaran nanti sudah penuh. Di Bali, seluruh hotel bintang 5 sudah terjual semua kamarnya. Begitu juga di Surabaya,“ tutupnya. (setya)