Connect with us

Hankam

Menengok Tank Angkut Pasukan Amfibi Arisgator TNI AD

Published

on

Tank angkut pasukan amfibi Arisgator mendarat di tanah air. (Foto: Dispenad)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Tank angkut pasukan amfibi Arisgator telah mendarat di tanah air. Tank modifikasi M113 ini memperkuat alat utama sistem pertahanan (alutsista) jajaran TNI Angkatan Darat (AD). Dilansir laman TNI AD, total ada 5 unit Arisgator yang tiba lebih awal. Di Italia, Arisgator diberi nama resmi VAL dan digunakan oleh Batalyon San Marco dari Resimen Pendarat AL Italia.

Arisgator adalah modifikasi yang ditawarkan sebuah perusahaan Italia, ARIS (Applicazioni Rielaborazioni Impianti Speciali). Ide dasarnya adalah modifikasi dan pembenahan M113 pada sektor daya apung dan propulsi sehingga M113 dapat bersalin rupa menjadi kendaraan pendarat amfibi.

Sejumlah modifikasi disiapkan di antaranya moncong tambahan pada M113 berbentuk haluan kapal yang berisi gabus dan karet khusus yang ringan dan dapat meningkatkan daya apung, plus panel pembelah ombak yang dapat dibentangkan saat mengarungi air.

Selain itu, panel tambahan serupa yang ditempelkan di bagian belakang kendaraan yang sekaligus menjadi rumah bagi sistem waterjet. Kotak penambah daya apung serupa dapat dipergoki di sisi kiri-kanan Arisgator, tulis TNI AD.

Sedangkan pada bagian atas, exhaust atau knalpot dipanjangkan dengan menggunakan snorkel pada sisi kanan atap. Grille untuk lubang masuk udara mesin juga diberi penutup yang lebih tinggi dari kendaraan agar tidak kemasukan air pada saat mengarungi permukaan sungai dan laut. Untuk sistem propulsi di dalam air, 2 buah propeller hidrostatik dipasang di bagian belakang bawah dengan ukuran yang besar, yang mampu mendorong kendaraan dengan kecepatan 5 knot di permukaan air.

Sistem propeller dapat digerakkan secara independen untuk membuat Arisgator berbelok saat bermanuver di permukaan air. Kemampuan amfibi yang prima tersebut membuat Arisgator dapat digunakan untuk melakukan operasi pendaratan amfibi, dilepaskan dari kapal LPD untuk kemudian berenang, mencapai permukaan, dan bertempur. Modifikasi Arisgator sendiri tidak mempengaruhi kemampuan manuvernya di darat jika dibandingkan dengan M113.

Baca Juga:  KSAD: Latihan Ancab TNI AD 2018 Akumulasi Kemampuan Tempur

Untuk urusan persenjataan, Arisgator hanya menyediakan sistem kubah dan dudukan dengan dinding penahan cipratan ombak, plus dudukan untuk senapan mesin M2HB atau pelontar granat 40mm Mk19 Mod 0. Palka di sisi atas kendaraan juga masih dipertahankan untuk akses alternatif keluar masuk pasukan. Secara keseluruhan, M113 yang bersalin rupa menjadi Arisgator boleh dibilang mirip dengan kendaraan pendarat amfibi LVTP-7, namun berukuran lebih mini. Sosoknya bertambah panjang dibandingkan M113 yang berbentuk bak kotak sabun, dan kemampuan amfibinya jadi cocok untuk operasi pendaratan amfibi ataupun operasi di alur sungai dan muara.

M113 APC merupakan buatan BAE Systems standar/US Combat Systems seri standar sudah berkemampuan amfibi. Propellernya mampu mendorong kendaraan di air dengan kecepatan maksimum 5,8 km/jam, cukup untuk operasi di air dengan arus yang tenang. M113 tidak dirancang untuk beroperasi di sungai yang arusnya deras ataupun diluncurkan dari kapal pendarat di lepas pantai.

Untuk meningkatkan kemampuan amfibi dari M113, perangkat khusus telah dikembangkan oleh ARIS yang memungkinkan kendaraan untuk beroperasi dengan aman pada operasi pendaratan dari kapal ke pantai serta di sungai.

Perangkat tersebut beratnya antara 1.350-1.700 kg termasuk haluan, atap, dan buritan, yang semuanya terbuat dari light alloy seperti pada body M113 aslinya. Kubah komandan di atap dan lubang palka persegi untuk pasukan di belakang tetap dipertahankan, demikian juga terhadap pintu belakang. Perubahan yang dilakukan juga membuat M113 kedap air keseluruhannya.

Arisgator bisa digunakan di laut terbuka. Kemampuan di daratnya sama dengan dengan kendaraan aslinya, M113. Untuk penggunaan di darat, Arisgator mampu dipacu hingga 60 kilometer/h dan menempuh jarak lebih dari 500 kilometer.

Baca Juga:  Yonif Mekanis Raider 413 Bremoro Kostrad Terima Tank M113

Sesuai M113, Arisgator juga memiliki berbagai macam aksesoris seperti turret untuk 12,7 HMG atau 40 mm AGL dengan remote control, ballistic computer, dan peralatan sensor lainnya (video-camera, night vision system, laser range-finder, dan lain-lain). Proteksi kendaraan mampu menahan tembakan 7,62 mm AP (armour piercing) pada jarak lurus 30 meter. (red)

Editor: Yahya Suprabana

Terpopuler