Connect with us

Kesehatan

Masih Tinggi, DPRD Jatim Desak Pemprov Fokus Atasi Gizi Buruk di Bangkalan

Published

on

Jawa Timur Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik Tingkat Provinsi

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Jawa Timur Achmad Iskandar mengapresiasi kepemimpinan gubernur Soekarwo. (Foto: Setya T/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jatim Achmad Iskandar mendorong Pemprov untuk terus meningkatkan perhatiannya terhadap gizi buruk di daerah Madura khususnya di Bangkalan mengingat di daerah tersebut prosentase gizi buruk masih tinggi.

“Kami prihatin sekali beberapa waktu lalu ada statemen bu gubernur Khofifah Indar Parawansa kalau di Bangkalan gizi buruknya sangat berat. Kami ingin agar perhatiannya Pemprov terhadap masyarakat Bangkalan ditingkatkan,” ungkapnya di Surabaya, senin (8/4/2019).

Dikatakan oleh pria yang juga mantan kepala biro administrasi pembangunan Pemprov jatim, pihaknya mendukung dengan pelibatan perguruan tinggi untuk dimaksimalkan perannya dalam penyelesaian dari gizi buruk di Bangkalan.

“Dengan melibatkan kampus, tentunya bisa diperoleh data terkini jumlah masyarakat yang terdampak gizi buruk. Kami dukung penuh pelibatannya dan tentunya kami berharap pihak perguruan tinggi memberikan masukan dan solusi untuk penanganan gizi buruk di Bangkalan,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam rapat IPM di Grahadi Surabaya, Jumat (5/4) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan ada beberapa daerah di Jatim yang asupan gizinya kurang baik. Sebagai contoh, Kabupaten Bangkalan menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kurang gizi yang cukup berat.

Loading...

Pemerintah Prov Jatim bersama Pemkab Bangkalan bisa menggandeng Universitas Trunojoyo Bangkalan untuk berupaya bersama memberikan pengertian kepada masyarakat.

Misalnya, diawali pada tahun 2019 di satu kecamatan mensosialisasikan pentingnya gizi. Sehingga bisa dipetakan dan menjadi skala prioritas di tahun selanjutnya yang kemudian bisa diterapkan di kecamatan lainnya.

Pewarta: Setya N
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler