Connect with us

Hankam

Mantan Kadispen TNI AU, Minta Hadi Tjahjanto Perhatikan Pertahanan Udara

Published

on

Kerjasama Alutsista Rusia-Indonesia pengadaan Sukhoi SU-35/Foto Croup/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Mantan Kadispen TNI AU Dwi Badarmanto menyoroti tentang kondisi pertahanan udara yang belum terlalu diperhatikan oleh pemerintah.

Menurut dia, luasnya wilayah udara NKRI seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah untuk menjaga pertahanan dan keamanan Indonesia.

“Sekarang temen-temen lihat sendiri. Negara kita sebesar ini sepertiga daratan, dua pertiga lautan tapi tiga pertiga udara. Tapi justru yang tiga pertiga ini yang belum terpikirkan karena masalah biayanya mahal,” ungkap Dwi di Jakarta, Sabtu (9/12/2017)

“Yang wilayah dua pertiga angkatan laut sudah lah. Peralatannya sudah cukup memadahi. Apalagi yang sepertiga, jumlah personilnya paling banyak,” imbuhnya.

Dwi berharap pemerintah untuk lebih memperhatikan wilayah udara dibandingkan lainnya.

“Ke depan kalau pemerintah sudah punya duit. Pasti AU yang akan diperkuat, mengingat karena effect difference, mobilitasnya pasti AU yang akan diperkuat. Satu lagi indikator negara yang maju, pasti AU maju,” katanya.

Selain itu, Dwi juga berharap Panglima TNI Hadi Tjahjanto untuk memajukan alutsista.

“Pastinya. Waktu menjabat panglima kan hanya 4 tahun. Nah, bagaimana plannya? Harus diatur dari sekarang. Saya pikir pak Hadi berpikir untuk memajukan alutsista khususnya untuk AU. Bukan masalah pak Hadi dari negara. Karena ini kebutuhan untuk negara,” pungkasnya.

Selain itu, pria berkumis tipis tersebut juga berharap agar Panglima mengembalikan soliditas antar matra dan menjaga hubungan baik antar institusi pemerintah lainnya.

“Saya berharap panglima TNI ini bisa mengembalikan soliditas TNI. Ini ya kemudian mengembalikan hubungan institusi TNI dengan institusi lain, dengan Menhan, dengan Polri dengan DPR dan lain-lain,” pungkasnya.

Pewarta: Syaefuddin A
Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler