Connect with us

Traveling

Lebihi Target, 13 Negara Partisipasi MITF di Jatim

Published

on

Lebihi Target, 13 Negara Partisipasi MITF di Jatim, nusantaranewsco

Sebanyak 13 negara mengikuti kegiatan Majapahit International Travel Fair (MITF) yang digelar di Jatim, Surabaya, Minggu (5/5/2019). (Foto: Setya N/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Sebanyak 13 negara mengikuti kegiatan Majapahit International Travel Fair (MITF) yang digelar di Jatim.

Ke 13 negara tersebut di antaranya seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, China, Jepang, India, Bangladesh, Nepal, Uzbektistan, Australia, dan Indonesia. Jumlah tersebut melebihi dari target semula yaitu 10 negara.

Untuk jumlah seller mencapai 92 industri, berasal dari Jatim sebanyak 80 persen dan sebanyak 20 persen luar Jatim. Sedangkan jumlah buyers mencapai 120 orang.

Menurut Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan salah satu yang bisa menjadi dasar inovasi MITF yakni adanya potensi pariwisata di Jatim. Sebut saja Gunung Bromo, Gunung Ijen yang cukup populer di kalangan wisatawan.

Tak hanya itu, Sekdaprov Jatim juga mengharapkan potensi wisata yang dimiliki agar tetap dijaga sustainability lingkungannya, serta harus bersih dan detail.

“Karena wisata ini sama dengan fashion. Fashion itu baju, kerudung harus detail. Dari detail itulah ada beda dengan wisata lainnya,” katanya, Minggu (5/5/2019).

Mengenai MITF 2020 mendatang, Mantan Bupati Tulungagung dua periode ini menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan tema explore culinary tourism atau mengeksplor wisata kuliner. Dalam menyajikan kuliner, harus dijaga keamanan dan kesehatannya.

Selain itu, bisa diceritakan filosofi pembuatannya. Karena persoalan kuliner tidak hanya menjual taste saja, tetapi juga menjual cerita atau filosofinya.

“Kuliner itu safe untuk dikonsumsi, sehat untuk dikonsumsi. Apalagi sekarang milenial, mencari informasinya dari Google dan sebagainya. Jadi harus betul-betul ada trust. Kalau bersih ya harus bersih betul, enak ya enak betul,” pungkasnya.

Pewarta: Setya N
Editor: Eriec Dieda

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Terpopuler