Kodim 0911/Nunukan Gelar Liga Santri Piala KASAD 2022

Kodim 0911/Nunukan gelar Liga Santri Piala KASAD 2022.
Kodim 0911/Nunukan gelar Liga Santri Piala KASAD 2022/Foto: Dandim 0911/Nunukan, Letkol Albert F Hutagalung lakukan kick off pada Turnamen Sepakbola Liga Santri Piala KASAD 2022 di Stadion Dwikora, Sei Billal, Nunukan, Kaltara, Senin (20/6).

NUSANTARANEWS.CO, Nunukan – Liga Santri Piala KASAD 2022. Sepak Bola menjadi salah satu olahraga yang sangat diminati dan digemari oleh hampir semua orang dari berbagai kalangan usia dan lapisan masyarakat, hingga tidak ada jenis olahraga lain yang mendapatkan sambutan paling meriah dari masyarakat di berbagai negara selain sepak bola

Demikian petikan Amanat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Dudung Abdurrahman yang dibacakan oleh Dandim 0911/Nunukan, Letkol Albert F Hutagalung saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Turnamen Sepakbola Liga Santri, di Stadion Dwikora , Sei Billal, Nunukan, Kaltara, Senin 20 Juni 2022.

“Kami TNI Angkatan Darat menaruh perhatian terhadap sepakbola sebagai salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ungkap Letkol Albert.

Harapan itu , ungkap Albert yang menjadikan TNI Angkatan Darat bersama dengan PSSI untuk membangun sebuah komitmen bersama demi kemajuan dunia sepakbola tanah air dengan menyelenggarakan kompetisi liga santri yang akan diikuti oleh seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia.

Diketahui, kompetisi Sepakbola piala KASAD liga santri tahun 2022 akan diawali dari pertandingan di tingkat Kabupaten /Kota dari tanggal 20 juni sampai dengan 30 juli 2022.

Kemudian pertandingan tingkat Provinsi dari tanggal 7 agustus sampai dengan 23 september 2022 serta pertandingan tingkat nasional yang menampilkan tintin terbaik dari provinsi akan dilaksanakan tanggal 25 september sampai dengan 22 Oktober 2022 yang bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional

Pertandingan Sepak Bola Liga Santri Piala KASAD Tingkat Kodim 2022 di Kabupaten Nunukan dikuti oleh 3 Tim dari Pesantren yakni : Ibadurahman FC dari Pondok Pesantren Ibadurahman Nunukan, Hidayatullah FC dari Ponpes Hidayatullah Nunukan dan Asyadiyah FC dari Ponpes Asyadiyah Sebatik.

Letkol Albert mengungjapkan, melalui kompetisi ini diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air bangsa dan negara.

“Dan tentunya dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai religius keagamaan,” tegasnya.

Di samping itu kegiatan ini juga dapat berfungsi sebagai wahana dalam rangka pembinaan potensi sepak bola bagi generasi muda sekaligus mencari talenta talenta berbakat yang diharapkan dapat tampil pada level sepak bola yang lebih tinggi baik tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui liga santri ini juga kita harap akan ada bibit-bibit baru di dunia sepakbola di Nunukan. Sehingga nantinya atlet-atlet kita dapat berlaga di level yang kebih tinggi dan tentunya dapat juga mengharumkan nama perbatasan,” pungkasnya. (ES)