Connect with us

Mancanegara

India Beli 1000 Rudal R-27 Rusia Untuk Persenjataan Su-30MKl

Published

on

India Beli 1000 Rudal R-27 Rusia

India Beli 1000 Rudal R-27 Rusia

NUSANTARANEWS.CO – India Beli 1000 Rudal R-27 Rusia. Setelah “insiden 27 Februari” lalu di mana MiG-21 Bison India berhasil menembak jatuh F-16 Pakistan dengan misil udara-ke-udara R73 – telah semakin meningkatkan kepercayaan India terhadap keampuhan persenjataan buatan Rusia.

Bentrokan udara antara jet-jet tempur India dan Pakistan setelah beberapa dasawarsa terakhir menunjukkan bahwa situasi “perang” masih menyelimuti kedua negara. Sehingga wajar saja bila Angkatan Udara India (IAF) meminta segera pembelian tambahan misil udara-ke-udara dan peluru kendali untuk memenuhi kebutuhan misi patroli tempur di sepanjang perbatasan dengan Pakistan terutama untuk melengkapi persenjataan jet tempur utama seperti Su-30MKI, MiG-29, dan Mirage 2000.

Untuk menambah persediaan misil udara-ke-udaranya, India kembali memesan lebih dari 300 misil udara-ke-udara R-73 jarak pendek dan 400 misil udara-ke-udara berpemandu jarak menengah RVV-AE kepada Rusia senilai US$ 700 juta. Pesanan itu juga termasuk sistem pengacau radar X-31, peluncur rudal untuk sistem pertahanan, dan peluncur multi-barel untuk Angkatan Darat India.

Bukan itu saja, baru-baru ini Rusia dan India juga telah menandatangani kontrak untuk pengadaan 1000 rudal udara ke udara R-27 dengan berbagai varian. Rudal-rudal ini dipesan untuk melengkapi persenjataan jet-jet tempur Su-30MKl yang menjadi tulang punggung utama Angkatan Udara India. Saat ini Angkatan Udara India mengoperasikan lebih dari 250 varian Su-30MKl dan telah melengkapinya dengan rudal jarak jauh, termasuk R-77, R-27, dan K-100 “pembunuh AWACS’.

Akuisisi 1000 rudal R-27 India ini merupakan tambahan pembelian awal 300 rudal jarak pendek R-73 komplementer, selain pembelian AIM-132 ASRAAM (Advanced Short Range Air-to-Air Missile) buatan Inggris.

Berbagai varian rudal ini akan meningkatkan kemampuan tempur Su-30MKI India dalam berbagai misi superiotas udara, baik pertempuran jarak jauh maupun jarak dekat yang hebat. Varian jarak jauh R-27EP dan R-27EA dengan jangkauan 130km akan memberi keuntungan jangkauan lebih banyak dibanding PL-12 yang ditenteng JF-17 Pakistan dan J-11B Cina yang hanya 100km, atau AIM-120C F-16 Pakistan dengan jangkauan 105km.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Pangan, Satgas Raider 500/Sikatan Terapkan Sistem Hidroponik

Sementara Cina sendiri telah mengembangkan PL-15 yang memiliki jangkauan 150 km dengan peningkatan akurasi dan kemampuan peperangan elektronik yang ditenteng oleh J-16.

Perkembangan ini kemungkinan besar akan mendorong India untuk segera memiliki rudal jarak jauh Rusia yang lebih maju seperti K-77 yang dapat diintegrasikan ke Su-30MKI. K-77 memiliki jangkauan 190 km dan baru masuk layanan pada awal 2020 dengan sensor yang disempurnakan, sistem peperangan elektronik, dan sistem panduan antena array aktif dengan tingkat presisi yang lebih tinggi. K-77 memang dirancang untuk misi superioritas udara jet tempur Su-57 Rusia. (Agus Setiawan)

Terpopuler