IEA Perkirakan Harga Minyak Dunia USD112 Per Barel Pada 2040

Berharap Harga Minyak Mentah Dunia Naik Usai Bombardir Suriah, Pemerintah Indonesia Dikritik

(Foto: Ilustrasi/Istiemwa)

Lahan Minyak Suriah (Sumber Ilustrasi Sputnik)
Lahan Minyak Suriah (Sumber Ilustrasi Sputnik)

NUSANTARANEWS.CO – Badan Energi Internasional (IEA) mengungkapkan harga minyak dunia akan mengalami peningkatan signifikan di tahun-tahun mendatang.

Dalam laporan World Energy Outlook 2018, IEA memperkirakan harga minyak dunia akan naik menjadi USD88 per barel pada 2025 dan naik lagi menjadi USD112 per barel pada 2040.

Pada September 2018, hanya minyak melampaui angka USD80 per barel. Angka tersebut tinggi untuk pertama kalinya sejak 2014, karena kondisi geopolitik terkait Venezuela serta kebijakan yang dibuat eksportir utama minyak sehingga mempengaruhi prospek produksi.

Baca juga: Bisnis Minyak Memiliki Dimensi Pertahanan Keamanan

Laporan IEA menyebutkan lagi, dengan mempertimbangkan kebijakan energi negara-negara di dunia saat ini, harga minyak diproyeksikan akan meningkat secara bertahap dari rata-rata USD52 per barel pada 2017 menjadi USD88 per barel pada 2025. Kemudian USD96 per barel pada 2030, USD105 per barel pada 2035 dan USD112 pada 2040.

Dikutip Sputnik, IEA juga memperkirakan permintaan minyak dunia akan mengalami peningkatan dari 94,8 juta per barel pada 2017 silam menjadi 106,3 juta per barel pada 2040.

“Cina dan India hampir setengah dari total peningkatan permintaan hingga 2040. Pengangkatan pasokan yang berat pada awalnya dipimpin oleh Amerika Serikat, tetapi kemudian Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) terus meningkatkan bagiannya dari total pasokan minyak,” tulis laporan IEA.

OPEC berharap, dalam jangka panjang alat-alat transportasi terus menjadi salah satu penggerak terbesar permintaan minyak dunia.

(gdn/alms)

Editor: Gendon Wibisono

Exit mobile version