Connect with us

Hankam

(FOTO) Prosesi Pengukuhan Panglima TNI Sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir di Malang

Published

on

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dikukuhkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Malang – Pengukuhan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan pasukan Marinir, akhirnya memasuki tahap penyemaatan baret ungu.

Tak hanya disaksikan oleh seluruh prajurit Marinir yang berkumpul di pantai Nganteb, Kabupaten Malang, Jawa Timur saja. Namun, penyemaatan baret ungu tersebut, juga dilakukan langsung oleh Komandan Korps (Dankorps) Marinir, Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswanto, Kamis, 22 Februari 2018 siang.

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Selain dihadiri Dankorps Marinir, penyemaatan baret ungu tersebut, juga dihadiri langsung oleh beberapa Perwira Tinggi TNI dan Polri, termasuk diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, omandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Pengukuhan warga kehormatan yang dilakukan oleh Korps baret ungu tersebut, merupakan penyemaatan warga kehormatan yang ke-37 kalinya, setelah sebelumnya dilakukan kepada Presiden RI Joko Widodo, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi, serta Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Turut hadir juga sejumlah anggota DPR RI Komisi I dalam pengukuhan Panglima TNI sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Turut hadir juga sejumlah anggota DPR RI Komisi I dalam pengukuhan Panglima TNI sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Proses pengukuhan tersebut, merupakan wujud penghargaan Korps Marinir terhadap tokoh-tokoh bangsa yang dianggap memiliki ketulusan, serta keikhlasan dalam memberikan bantuan guna kemajuan, serta perkembangan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL)

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Pantaii Nganter, Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Selain itu, diberikannya penghargaan tersebut, juga merupakan suatu bentuk apresiasi atas keteladanan sikap, semangat maupun komitmen yang tinggi dari Korps baret ungu atau marinir.

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Pantaii Nganter, Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Pantaii Nganter, Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Sebelum proses pengukuhan dilakukan, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto terlebih dahulu melakukan peninjauan di beberapa posko pendaratan yang berada di Pantai Wonogiri, Kabupaten Malang.

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Pantaii Nganter, Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Prosesi pengukuhan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai warga kehormatan Korps Marinir di Pantaii Nganter, Malang, Jawa Timur, 22 Februari 2018. (Foto: Istimewa/NusantaraNews)

Usai melakukan peninjauan, Panglima TNI langsung menerima laporan dari Danyonif-1 Marinir, dengan menggunakan kendaraan tempur jenis LVT-7AI yang dinaiki oleh Dankormar dengan diikuti Tank jenis BMP-3F.

Baca Juga:  Disebut Miskomunikasi, Panglima TNI: Yang Tahu Miskom Atau Tidak Hanya Presiden

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler