Disorot, Dishub Jatim Disebut Kurang Serius Kelola Kualitas ASN di Internalnya

Disorot, Dishub Jatim disebut kurang derius kelola kualitas ASN di internalnya.
Disorot, Dishub Jatim disebut kurang derius kelola kualitas ASN di internalnya.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim disorot. Di OPD Pemprov Jatim instansi tersebut Indeks profesionalitas ASN hanya 49 persen.

Menurut anggota Pansus DPRD LKPJ Gubernur Jatim Pranaya Yudha mengatakan nilai prosentase tersebut harusnya ke depan digenjot lagi.

“Ada yang kurang serius dalam pembinaan ASN di Dishub Jatim,”jelas politisi asal Partai Golkar ini saat dikonfirmasi di Mojokerto, Minggu (10/4).

Pria asal Situbondo ini mengatakan perlu ada peningkatan mentoring ASN di Instansi tersebut dalam upaya profesionalisme untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun 2022 harus lebih baik lagi,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Pranaya Yudha, perlu ada pelatihan-pelatihan tambahan untuk menggenjot kualitas SDM ASN dilingkungan Dishub Jatim. “Mereka ini kan punya sekolah perhubungan untuk peningkatan kualitasnya. Saat bertemu pansus, mereka mengakui peningkatan kualitas ASN kurang karena adanya pandemi Covid-19,” terangnya.

Selain masalah kualitas SDM ASN nya kurang, kinerja DIshub Jatim juga disorot anggota Pansus lainnya.

Pihak legislatif menyoroti kemampuan pihak Dishub Jatim dalam mengelola terminal yang dikelola Propinsi. Samsul Arifin asal Fraksi PKB mengatakan kalau terminal milik Pemprov kurang di urus dan terkesan kotor.

“Saya melihat sendiri ketika berada di terminal milik Pemrov Jatim yang kumuh dan tempat kamar kecilnya sangat jorok dan berbau amis. Dishub harus segera benahi kinerjanya karena anggarannya sudah terserap maksimal,” pungkasnya. (setya)