Connect with us

Lintas Nusa

Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri: Komitmen Mewujudkan Masyarakat Indonesia sejahtera

Published

on

Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri: Komitmen Mewujudkan Masyarakat Indonesia sejahtera. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/BL)

Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri: Komitmen Mewujudkan Masyarakat Indonesia sejahtera. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/BL)

NUSANTARANEWS.CO, Yogyakarta – Untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih besar mengenai perencanaan keuangan, Bhinneka Life, salah satu perusahaan asuransi nasional terbesar di Indonesia, menggelar perhelatan bertajuk “Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri” di Ambarukmo Plaza, Yogyakarta. Acara yang diadakan pada tanggal 28-29 April 2018 ini akan menghadirkan beragam kegiatan seperti pameran UMKM dan diskusi dari para pelaku usaha dan pakar mengenai perencanaan keuangan dan proteksi terhadap diri dan keluarga di masa depan.

Bhinneka Life mengajak para pelaku usaha untuk berbagi tips kiat sukses berbisnis dan merencanakan keuangan, pakar pendidikan untuk berbagi bagaimana merencanakan keuangan yang baik untuk pendidikan anak-anak, serta pelaku dunia kesehatan untuk memberikan tips mengatur keuangan agar bisa hidup sehat.

Baca Juga:

Kesadaran untuk lebih merencanakan keuangan sangat penting bagi seluruh keluarga di Indonesia. Perencanaan keuangan yang baik akan memudahkan masyarakat melakukan program proteksi terhadap diri, keluarga, dan juga usaha yang dijalankan.

“Sebagai perusahaan asuransi nasional, kami memiliki tekad untuk bisa menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Yogyakarta, agar mereka dapat merencanakan keuangan dengan lebih baik sekaligus mendapatkan proteksi bagi dirinya dan keluarganya. Bhinneka Life memiliki agen-agen handal dan dapat diandalkan, yang selalu siap membantu konsumen menentukan proteksi yang mereka butuhkan. Kami percaya, perencanaan keuangan yang baik yang terproteksi merupakan kunci kesuksesan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Direktur Utama Bhinneka Life, Wiroyo Karsono, di Yogyakarta, Sabtu (29/4/2018).

Baca Juga:  Komandan Seskoal Paparkan Kolaborasi Angkatan Laut dan Coast Guard untuk Blue Economy

“Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri” ini merupakan perwujudan dari nilai-nilai perusahaan, yaitu Bersatu dalam Kebaikan, melalui rangkaian aktivitas untuk menumbuhkan kesadaran yang lebih besar mengenai perencanaan keuangan serta proteksi terhadap masa depan. Pada acara ini, Bhinneka Life mengundang beberapa tokoh UMKM di beberapa bidang yang berbasis di Yogyakarta. Mereka adalah Batik Kembang Tjelup, kerajinan suvenir Gesang Art, kerajinan kulit manding Moisco Leather, dan dari bidang kuliner ada Songgo Buwono (Burger khas Keraton), Gudeg Manggar (gudeg kelapa muda), dan jajanan pasar Thiwul Ayu. Tak hanya itu, Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri juga menghadirkan pojok permainan anak yang menyuguhkan permainan-permainan menarik seperti congklak, ular tangga, halma, yoyo dan gasing.

Dengan menghadirkan para pelaku UMKM dan permainan tradisional ini, Bhinneka Life hendak mengangkat kembali budaya lokal Indonesia di bidang seni dan budaya, yang justru menjadi ciri khas dan kekuatan Bangsa Indonesia. Hal ini senada dengan Bhinneka Life yang merupakan perusahaan nasional yang kepemilikannya seluruhnya dari Indonesia. “Bhinneka Life berupaya untuk menjadi perusahaan asuransi nasional kebanggaan Indonesia. Sebagai perusahaan nasional, seluruh keuntungan dari hasil usahanya akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kami hadir di berbagai wilayah di Indonesia untuk bisa menjangkau seluruh masyarakat agar mereka mendapatkan proteksi masa depan yang baik,” Wiroyo menambahkan.

Selain menghadirkan pagelaran UMKM dan permainan anak, Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri juga menghadirkan sesi diskusi dan talkshow dengan beberapa pelaku fesyen yaitu Rini Kartika dari Kembang Tjelup dan Ariesanthi seorang fashion designer, selain itu ada juga diskusi mengenai kiat merencanakan pendidikan dari motivator Namin AB Ibnu Solihin, serta diskusi mengenai hidup sehat bersama BeFit Kitchen. Melalui diskusi ini, pegunjung bisa mendengarkan pemaparan betapa pentingnya melakukan perencanaan keuangan yang benar agar dapat melakukan proteksi diri sejak dini. Tidak sekadar mendengarkan diskusi, pengunjung bisa langsung mendapatkan beragam informasi mengenai produk proteksi terbaik sesuai dengan kebutuhan mereka di Booth Bhinneka Life.

Baca Juga:  Teheran Menolak Tawaran Dialog Dengan Washington

Bagi orangtua yang hendak melakukan rencana pendidikan bagi putra-putrinya, misalnya, mereka bisa mendapatkan informasi tentang produk Bhinneka Assurance Edu (Beasiswa Berencana) untuk mendapatkan proteksi pendidikan apabila terjadi risiko terhadap orang tua. Melalui produk ini, Bhinneka Life akan memberikan Uang Pertanggungan, Manfaat Dana Kelangsungan Belajar sampai anak berusia 18 tahun, pembebasan pembayaran premi sampai anak berusia 18 tahun, dan dana beasiswa maksimal selama 5 tahun setelah anak berusia 18 tahun.

Selain pendidikan, pengunjung juga bisa mendapatkan informasi mengenai proteksi kesehatan melalui produk Bhinneka Assurance Hospital Care bagi seluruh nasabah berusia 18-60 tahun dengan jaringan lebih dari 850 Rumah Sakit di seluruh Indonesia. Produk khusus yang diluncurkan pertama kali di Yogyakarta ini memungkinkan para nasabah untuk tidak perlu membayar terlebih dulu ke Rumah Sakit selama rawat inap. Selain mendapatkan fasilitas rawat inap, Bhinneka Assurance Hospital Care juga memberikan fasilitas rawat jalan seperti rawat jalan darurat karena kecelakaan, kanker atau cuci darah berkaitan dengan rawat inap sebelumnya.

Bhinneka Life Simfoni untuk Negeri juga menyuguhkan berbagai hiburan bagi warga Yogyakarta dengan menampilkan lomba mewarnai untuk anak-anak serta penampilan band dan pagelaran tarian tradisional Indonesia.

Sejak didirikan pada tahun 2016, Bhinneka Life telah memiliki 25 kantor wilayah dan 358 kantor pemasaran di seluruh wilayah Indonesia, serta melindungi lebih dari 92.000 pemegang polis. Hingga akhir 2017, Bhinneka Life telah mendapatkan laba komprehensif senilai Rp 11,4 miliar dengan tingkat Risk Based Capital (RBC) 417%, jauh melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan oleh OJK yaitu 120%.

Pewarta: Mugi Riskiana
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler