Connect with us

Mancanegara

Arab Saudi Kini Sibuk Mencegat Rudal Balistik yang Diluncurkan dari Yaman

Published

on

Peta Yaman-Arab Saudi

NUSANTARANEWS.CO – Pertahanan udara Arab Saudi mengkonfirmasi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman.

Al Arabiya melaporkab bahwa rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman tersebut menargetkan provinsi Jizan di Arab Saudi. Menurut pernyataan pihak pertahanan udara Saudi, serangan rudal balistik terjadi sekitar pukul 08.20 waktu setempat.

Otoritas Saudi memastikan situasi di Jizan baik-baik saja dan tidak terganggu karena rudal balistik bisa dicegat sekaligus dihancurkan sebelum mencapai sasaran.

Jizan, Jazan, Gizan atau Gazan adalah sebuah kota pelabuhan dan ibu kota Provinsi Jazan yang terletak di barat daya Arab Saudi. Daerah ini tepat berada di utara perbatasan Arab Saudi-Yaman.

“Serangan tersebut tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari di Jazan, lalu lintas darat dan udara normal sepanjang siang dan malam,” lapor kantor berita Al Arabiya.

Ini bukan pertama kali Arab Saudi mendapat serangan rudal balistik tetapi sudah kesekian kalinya. Beberapa hari sebelumnya, Saudi juga tercatat mencegat rudal balistik yang menargetkan provinsi Najran.

Seperti biasanya, kelompok Houthi langsung dituduh Arab Saudi dalang di balik tembakan rudal balistik ini. Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Juber bahkan secara terang-terangan menuduh Iran sebagai pihak yang memasok senjata rudal kepada Houthi di Yaman.

Iran kini terus-menerus ditekan oleh negara-negara Teluk dan Amerika Serikat. Berbagai upaya dilakukan mereka untuk menciptakan konflik di negara kayak gas dan minyak nomor dua di dunia tersebut. Bahkan, PBB juga ikut menuding Iran melanggar embargo senjata PBB yang diberlakukan di Yaman dengan dalih Teheran mensuplai rudal dan pesawat tak berawak untuk milisi di Yaman.

Sementara itu, Houthi terbilang sangat kuat di Yaman. Meski terus-menerus digempur Arab Saudi dan sekutunya selama beberapa tahun, Houthi nyatanya tetap masih sangat kuat. Kondisi ini membuat koalisi Arab Saudi membabi-buta dalam perang Yaman, bahkan diduga telah melakukan kejahatan perang menyusul ribuan warga sipil yang tewas dalam sejumlah serangan mereka. (red)

Baca Juga:  Pria dan Wanita Bergoyang Dalam Festival Jazz di Arab Saudi

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler