Berita Utama

Undang Prabowo ke Istana, Pengamat: Jokowi Ingin Pisahkan dengan SBY

Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto berbincang di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11)/Foto: Dok. Republika/Halimatus Sa'diyah
Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto berbincang di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/11)/Foto: Dok. Republika/Halimatus Sa'diyah

NUSANTARANEWS.CO – Mantan Aktivis 98, Uchok Sky Khadafi, menilai bahwa saling kunjung mengunjungi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto, merupakan strategi Jokowi untuk memisahkan hubungan politik antara Prabowo dengan Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Uchok, mungkin saja Prabowo senang dengan kunjungan Jokowi sebelumnya ke kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Sepertinya Prabowo senang banget atas kunjungan Jokowi, seperti Prabowo akan memberikan sebuah ‘oleh-oleh’ yang selama ini jadi impian Jokowi. Makanya, karena senang, Prabowo hari ini mengunjungi Jokowi ke Istana,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/11).

Kemudian, lanjut Uchok, hubungan saling kunjung mengkunjungi ini, kalau bukan untuk melawan SBY, minimal untuk memisahkan secara politik antara Prabowo dengan SBY.

“Intinya jangan sampai ada kerja sama politik apapun antara Prabowo dengan SBY,” ujarnya.

Akan tetapi, menurut Uchok, akan sangat sulit untuk memisahkan Prabowo dengan SBY. Pasalnya, Uchok menegaskan bahwa mereka berdua sama-sama berasal dari militer, dan punya solidaritas diantara mereka.

“Jadi, walaupum Prabowo didekati Jokowi, tetap saja Prabowo itu lebih mencintai dan menyayangi SBY. Dan Prabowo ketika berhubungan dengan Jokowi akan sangat hati-hati banget. Soalnya takut kayak mobil Esemka yang dengan mudah dilupakan oleh Jokowi,” katanya seraya menyindir. (Deni)

Komentar

To Top