Ekonomi

Snack Bikini, DPR Ikut Bersuara

Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay/Foto nusantaranews

Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay/Foto nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Snack bikini buatan Bandung bikin heboh. Setelah YLKI protes, Komisi IX DPR juga ikut berkomentar.

Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay meminta Pemerintah segera memanggil produsen mie instan dengan kemasan pornografik seperti itu. Sebagai produk komersil, mie instan tersebut akan dipasarkan di masyarakat luas, sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan salah persepsi di masyarakat.

“Hampir semua orang menyenangi mie instan. Terutama anak-anak. Kemasan seperti itu tentu sangat tidak mendidik,” katanya, Kamis (4/8) petang.

Politikus PAN itu menambahkan, dalam konteks perlindungan sosial, pemerintah seharusnya peka terhadap masalah seperti ini. Apalagi, isu ini telah mencuat di media sosial. Bahkan, sebagian penggunaan media sosial telah menyampaikan kegelisahannya.

Pemerintah, kata dia, perlu mempertanyakan motif penggunaan gambar seperti itu. “Kalau alasannya untuk menarik perhatian, tentu cara itu tidak tepat. Masih banyak gambar lain yang bisa menarik perhatian orang lain tanpa melanggar norma adat dan kesusilaan,” ujarnya.

Jika motifnya adalah untuk menimbulkan keresahan, pemerintah bisa menarik izinnya. Karena di dalam kemasannya juga tercantum label halal, MUI juga diminta untuk ikut memeriksa kembali kehalalan produk itu. Menurutnya, sangat tidak sinkron jika produk halal dibalut dengan kemasan tidak senonoh seperti itu.

“Kalau ada kesalahan dalam penggunaan label halal, MUI diharapkan dapat mencabut kembali sertifikat halal yang telah mereka berikan,” tandasnya. (Achmad)

Komentar

To Top