Connect
To Top

Laskar Merah Putih Kerahkan Ratusan Massa Pada Aksi 4 November

NUSANTARANEWS.CO – Belakangan ini publik Indonesia digegerkan oleh Basuki T Purnama (Ahok) yang berstatemen secara tegas dan berani menyatakan bahwa masyarakat dibodohi oleh Surah al-Maidah.

Menanggapi hal itu, Wahyu Anggara, Ketua Harian Laskar Merah Putih Markas Cabang Karawang menjelaskan UUD 1945 telah menyatakan bahwa warga negara diberikan kebebasan untuk memilih kepercayaannya masing-masing.

“Hal ini merupakan suatu tindakan yang sangat tidak patut dilakukan oleh seorang pejabat publik,” ungkap Wahyu Anggara, Jum’at (4/11/2016) kepada Nusantatanews.

Wahyu menambahkan situasi tersebut telah memprovokasi dan menyakiti perasaan banyak pihak khususnya umat Islam di Indonesia. Ia menilai dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok merupakan suatu tamparan keras dan mencoreng nilai-nilai luhur dari Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Tindakan ahok jelas sangat menyakiti perasaan bangsa, bagaimana tidak? Disaat seluruh pemuka agama berteriak tentang kerukunan umat beragama di Indonesia, Ahok justru melakukan penistaan sedangkan dia sendiri bukanlah umat Islam,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih, Adek Erfil Manurung, menyatakan siap untuk bergabung dalam Aksi 4 Nopember. Sebanyak 500 orang akan dikerahkan pada aksi ini. Berikut ini pernyataan sikap Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih;

Mengecam Tindakan Basuki T Purnama alias Ahok yang telah menodai nilai-nilai luhur Pancasila & Bhineka Tunggal Ika.

Menuntut Ahok untuk menyatakan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya Umat Islam yang merasa terlukai.

Meminta kepada Presiden Republik Indonesia & Kapolri untuk segera memproses ahok dan menegakkan supremasi hukum sebagaimana mestinya.

Meminta kepada penegak hukum yang menangani perkara ini agar tetap menjunjung tinggi azas hukum “equality before the law“. (Adhon/Red-03)

Komentar