Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Tonny Budiono/Foto Istimewa
Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Tonny Budiono/Foto Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Tonny Budiono mengatakan, berdasarkan informasi yang masuk ke Kemenhub, kebakaran kapal penumpang wisata Zahro Express bermula dari kamar mesin kapal.

“Informasi yang kami terima seperti itu. Kita selidiki penyebab di kamar mesin tersebut. Ledakan di kamar mesin bagaimana bisa terjadi,” ujar Tonny kepada wartawan, Minggu(1/1/2017).

Baca : Jumlah Korban Kebakaran Kapal Zahro Express Jadi 23 Jiwa

Tonny berujar, Kemenhub juga akan menginvestigasi kapasitas kapal tersebut apakah melebihi ketentuan atau tidak. Ia mengklaim, bahwa informasi yang masuk kapal Zahro Express merupakan kapal penumpang kayu dengan dilapisi fiber dengan kapasitas 250 penumpang.

“Nanti kita cek lagi, kapal itu kan 100gross tonnage (GT), biasanya kapasitasnya 250 orang. Memang umumnya melebihi manifes. Kami akan cek apakah benar atau tidak,” kata Tonny.

Baca: Kapal Wisata Tujuan Pulau Seribu Terbakar, 4 Korban Tewas

Sementara Kepala Bagian Organisasi dan Hubungan Masyarakat Ditjen Hubla Kemenhub, Lollan AS Panjaitan berujar, berdasarkan surat edaran tersebut, seluruh UPT Perhubungan Laut untuk meningkatkan pengawasan keselamatan kapal. “Khususnya kapal kecepatan tinggi dengan mesin di dalam (inboard engine) maupun mesin tempel (outboard engine),” kata Lollan melalui keterangan tertulisnya.

Menurut Lollan, seluruh UPT Hubla juga harus memastikan setiap pemilik, operator, dan juga nahkoda kapal melaksanakan dan melaporkan hal-hal yang menjadi persyaratan keselamatan sebelum keberangkatan kapal.

Baca juga : Ini Kondisi Kapal Zahro Express yang Terbakar

Zahro Express merupakan kapal wisata tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Menurut laporan, kapal tersebut terbakar sekitar pukul 08.40 WIB. Akibat peristiwa itu, jatuh korban jiwa mencapai puluhan dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. (Andika)

Komentar