Berita Utama

Analisis Peran Keamanan Nasional Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Dok. Detikcom
Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin/Foto: Dok. Detik

Kolom Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin

NUSANTARANEWS.CO – Dalam skala bangsa, peran keamanan nasional tidak berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Krisis ekonomi yang telah dan sedang berlangsung membuktikan bahwa faktor daya tahan nasional di bidang perekonomian menjadi pemicu suatu korelasi peran keamanan pada masalah kesejahteraan.

Dengan demikian, menganalisis suatu peran keamanan nasional tidaklah mungkin dilakukan tanpa melalui pemahaman aspek ketahanan nasional.

Ada 8 aspek kehidupan bangsa dalam konsepsi Ketahanan Nasional yang disebut Astagatra. Kedelapan aspek tersebut meliputi 3 gatra alamiah yang bersifat relatif tetap dan statis yang disebut Trigatra.

Yakni geografi, kekayaan alam dan kependudukan (demografi) dan 5 gatra sosial yang menyangkut kehidupan dan pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam ikatan aturan dan norma yang disepakati yang disebut Pancagatra. Antara lain gatra ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.

Kelima gatra tersebut mengandung unsur-unsur yang dinamis. Dampak krisis ekonomi telah menyentuh hampir seluruh gatra, terutama yang menyangkut aspek dinamis.

Tidak berjalannya penyelenggaraan kesejahteraan masyarakat tidak lepas dari perlunya tingkat keamanan tertentu untuk menjaganya. Untuk memahami peran keamanan dalam kaitan tersebut, maka harus diketahui fungsi dasar keamanan nasional, yang antara lain:

Pertama, kemampuan pengamatan wilayah. Kedua, kemampuan penertiban masyarakat. Ketiga, kemampuan penegakan hukum. Keempat, kemampuan penindakan gangguan keamanan. Kelima, kemampuan penyelamatan masyarakat. Keenam, kemampuan pembinaan wilayah. []

Baca: Interaksi Keamanan dan Kesejahteraan Dalam Lingkaran Krisis 1997

Editor: Romandhon

Komentar

To Top