Ilustrasi Dayli Mail/Foto: Dok. theguardian
Ilustrasi Dayli Mail/Foto: Dok. theguardian

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ada apa dengan situs berita Daily Mail? Salah satu situs berita di Inggris yang menjadi salah satu rujukan untuk peristiwa internasional ini dinilai tidak dapat diandalkan sebagai sumber informasi. Why?

Penilaian tersebut dikeluarkan oleh Wikipedia yang dikenal sebagai ensiklopedia multibahasa yang sering digunakan masyarakat, ensiklopedia yang dijalankan oleh Wikimedia Foundation, dan sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Amerika Serikat

Penilaian ini muncul setelah beberapa editor Wikipedia memutuskan bahwa Daily Mail sebagai sumber yang tidak dapat diandailkan dan melarang menggunakannya sebagai acuan informasi. Menurut argumen mereka, Daily Mail berpusat pada pemeriksaan sensasi dan minim fakta. Mereka juga mengklaim bahwa situs ini tidak mengontrol proses editing-nya.

Salah satu media mainstream, theguardian melaporkan bahwa ada editor di Wikipedia bahasa Inggris yang telah membahas keandalan Daily Mail setidaknya sejak awal 2015. Relawan tersebut berkat sebaiknya menggunakan sumber terpercaya lainnya.

So, Daily Mail (termasuk versi onlinenya, dailymail.co.uk) ditetapkan oleh Wikipedia dilarang secara umum sebagai refrensi karena tidak bisa diandalkan. Keputusan ini sebagai kesimplan dari diskusi mereka.

Tidak hanya itu, Wikipedia ke depan akan memperingatkan editor lainnya yang mencoba menggunakan Daily Mail sebagai referensi. Mereka diminta mencari sumber alternatif. Bahkan, para editor telah meminta relawan untuk meninjau sekitar 12.000 link ke Daily Mail yang sudah ada di Wikipedia dan menggantiknya dengan sumber-sumber alternatif lainnya secepat mungkin.

Sejak Wikipedia mengeluarkan keputusan tersebut, dan diberitakan oleh theguardian, pihak Dayli Mail belum memberikan tanggapan.

Penulis/Editor: Riskiana Sulaiman/theguardian

Komentar