Connect with us

Lintas Nusa

Sumenep Launching Pesantren Ramadhan

Published

on

sumenep, lauching, pesantren ramadhan, nusantaranews

Dinas Pendidikan Sumenep launching pesantren ramadan di gedung korpri kabupaten Sumenep, Senin (21/5). (Foto: Danial Kafi/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Kabupaten Sumenep me-launching Pesantren Ramadhan yang dinilai sebagai sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan.

Dalam rangka memajukan pendidikan di ujung timur Pulau Madura, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep bersama Bupati KH Abuya Busyro Karim melakukan launching pesantren ramadhan, bertempat di gedung korpri kabupaten setempat, Senin (21/5).

Kepala Disdik Sumenep Bambang Iriyanto mengatakan, kegiatan pesantren ramadhan merupakan langkah awal untuk memberikan terobosan baru dalam dunia pendidikan. Sehingga anak didik dibulan ramadan mampu mengerjakan sunnah rasul serta menjalankan ibadah puasa dengan khidmat.

Kegiatan launching pesantren merupakan mumen yang sangat bagus, karena sebagai wadah untuk peningkatkan kualitas keilmuan, keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Kegiatan ini bagian dari Hardiknas tahun 2019 yang mengambil tema lokal Melalui Pendidikan Berbasis IT yang Berakhlakul Karimah. Sedangkan tema nasional Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan.

“Dinas pendidikan ingin selalu melakukan yang terbaik untuk generasi muda, salah satunya pesantren ramadan, sehingga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang peka terhadap perkembangan zaman. Namun, tetap mempertahankan karakter leluhur bangsa,” terang Bambang.

Loading...

Kegiatan pesantren ramadan akan diikuti oleh siswa PAUD sampai SMP secara serentak dimulai tanggal 21 Mei di lingkungan Disdik Sumenep. Sedangkan pelaksanaan kegiatan disesuaikan dengan kondisi sekolah, serta akan ditangani oleh guru agama yang yang bekerja sama dengan pihak Kemenag.

“Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari tingkat PAUD sampai SMP,” terang mantan Kadis Cipta Karya itu.

Sementara Bupati Sumenep KH Abuya Busyro Karim menyambut baik atas dilaksanakan kegiatan pesantren ramadan. Karena ilmu umum dan agama harus selalu bergandingan sehingga dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, namun juga berakhlak.

Baca Juga:  Disebut Hasto Masuk Timses Jokowi, Soekarwo: Lebih Baik Saya Diam

“Pendidikan agama dan umum harus selalu bergandingan sehingga melahir pelajar yang berakhlak dan cerdas,” ucap politisi PKB itu.

Pewarta: Danial Kafi
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler