Majukan Madura, Mahfud MD: Masyarakat Madura Jangan Pernah Lupakan Sejarah

Majukan Madura, Mahfud MD: Masyarakat Madura jangan pernah lupakan sejarah
Majukan Madura, Mahfud MD: Masyarakat Madura jangan pernah lupakan sejarah

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Majukan Madura. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD mengajak segenap masyarakat Madura untuk tidak pernah melupakan sejarah.

Ia mengatakan, kemajuan Jatim dan Indonesia bergantung pada generasi yang senantiasa mengingat perjuangan bangsanya. “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah karena darinya kita bisa belajar kearifan. Dari masa lalu kita dapat maju ke depan,” ujarnya di Surabaya, Senin (16/5).

Mahfud MD pun mengimbau agar masyarakat Madura turut menjaga persatuan bangsa dan negara Republik Indonesia. Sebab dengan mengingat sejarah, masyarakat dapat dijauhkan dari perpecahan seperti disorientasi paham.

Ia berpendapat bahwa disorientasi paham bisa berujung pada ketidakpercayaan satu sama lain dan ketidakpatuhan seseorang terhadap hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Masyarakat Madura, dengan mengingat sejarah dan landasan hukum Indonesia yaitu UUD 1945, jangan sampai terjadi disorientasi dan distrust yang akan berujung pada disobedience,” jelasnya.

Sedangkan gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan Kultur masyarakat Madura di empat Kabupaten yang terkenal akan kereligiusannya, tentu menjadi ciri khas sekaligus daya tarik berbasis kearifan lokal bagi para investor.

Namun dirinya juga berpesan, bahwa hadirnya investor tidak boleh bertentangan dengan kultur religi yang sudah melekat di Madura. Sehingga perlu ada pemetaan lebih detail terhadap titik-titik yang berpotensi bagi investor.

“Ke depannya bisa dilakukan pemetaan bagaimana titik-titik tertentu yang tetap sesuai dengan culture di wilayah Madura,” ujar Khofifah. Format-format semacam ini, diharapkan Gubernur Khofifah, bisa dijadikan komitmen bersama sebagai titik awal untuk melakukan pertemuan-pertemuan selanjutnya untuk rumusan yang mendetail. (setya)