Connect with us

Politik

Jokowi Disarankan Berkaca Pada Pemerintahan SBY Periode Kedua dalam Menyusun Kabinet

Published

on

falsafah jawa, jokowi, falsafah, jokowi, nusantaranews

Joko Widodo (Jokowi). (Foto: REUTERS/Beawihrta )

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali akan menyusun kebinet pemerintahannya untuk periode kedua setelah dinyatakan menang dalam Pilpres 2019. Kali ini, Jokowi didampingi KH Ma’ruf Amin setelah sebelumnya bersama Jusuf Kalla.

Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebut partai politik pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin punya hak kuota untuk menyodorkan calon menteri di kabinet mendatang.

“Memang parpol pengusung Joko Widodo-Ma’ruf Amin punya hak kuota untuk menyodorkan para calon menteri di kabinet Joko Widodo nantinya. Dan juga parpol non pengusung yang lagi ngebet untuk diajak masuk ke pemerintahan Joko Widodo juga akan menyodorkan nama-nama untuk bisa masuk barisan,” kata Poyuono di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Menurut Poyuono, Jokowi harus memohon kepada Tuhan dalam menentukan tokoh-tokoh yang akan ditempatkan sebagai pembantunya di kabinet. Pasalnya, kata dia, jika tidak maka hanya akan menghasilkan kabinet pemerintahan yang banyak membawa ketidakbaikan bagi pemerintahan.

“Nah saya kasih masukan untuk sahabat saya, Kangmas Joko Widodo yang terhormat agar pemerintahannya nanti di ridhoi dan dituntun oleh Tuhan Yang Maha Esa, maka Kangmas Joko Widodo harus Manunggal atau menyatu dengan Tuhan Yang Maha esa dalam menentukan tokoh-tokoh yang akan ditempatkan sebagai pembantunya di kabinet,” imbuh Poyuono.

“Sebab, jika Kangmas tidak manunggal dengan Tuhan yang Maha Esa dalam menyusun kabinetnya hanya akan menghasilkan kabinet pemerintahan yang akan banyak membawa ketidakbaikan bagi pemerintahannya nanti,” lanjut dia.

Selanjutnya, kata Poyuono, Jokowi harus belajar dari pemerintahan kedua Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kangmas harus belajar dari pemerintahan kedua SBY yang mana parpol yang menempatkan kader-kadernya atau tokoh yang direkom untuk di kabinetnya SBY ternyata parpol-parpol itu hanya loyal di tahun pertama pemerintahan SBY-Budiono,” ujar Poyuono. (ach/sld)

Baca Juga:  Ini Daftar Keluarga Besar Band Seventeen yang Hilang Pasca Sapuan Tsunami

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler