Connect with us

Ekonomi

Ini Penyebab Dewan Komisaris ‘Tendang’ Elia Massa Manik dari Jabatan Direktur Utama Pertamina

Published

on

Pertamina. (Wikimedia Commons)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Kementerian BUMN tak menampik pemberhentian Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik karena sejumlah kasus yang mendera Pertamina. Sebab, salah satu pertimbangan Dewan Komisaris mencopot Elia Massa Manik ialah beberapa kejadian di Balikpapan, proyek kilang dan kondisi keuangan perusahaan.

“Sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor 039/MBU/02/2018 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan dan Pengalihan Tugas Anggota-anggota Direksi PT Pertamina (Persero), Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan kajian implementasi yang komprehensif dan telah disampaikan kepada Menteri BUMN. Selain itu Dewan Komisaris juga telah menyampaikan pandangannya terkait dengan kondisi Pertamina yang terkini termasuk beberapa kejadian di Balikpapan, proyek kilang dan kondisi keuangan perusahaan,” ujar Kementerian BUMN dalam keterangannya, Sabtu (21/4/2018).

Kementerian BUMN sendiri menyebut bahwa pemberhentian Elia Massa Manik dan 4 direksi lainnya sebagai langkah penyegaran susunan direksi Pertamina. Di saat bersamaan, Kementerian BUMN mengangkan Nicke Widyawati sebagai Plh Direktur Utama Pertamina. Nicke diketahui juga menjabay sebagai Direktur SDM.

Nicke juga merupakan Ketua Komite dan Implementasi Holding Migas. “Sebagai BUMN, tugas Pertamina bukan hanya mencari keuntungan semata namun yang utama menyediakan kebutuhan dan pelayanan masyarakat dari Sabang hingga Merauke secara berkeadilan,” ujar Deputi Bidang Pertambangan , Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Harry Fajar Sampurno.

Dia menegaskanBUMN memiliki dua peran penting dalam pembangunan Indonesia. Pertama, sebagai agen pembangunan yang berperan penting dalam melaksanakan berbagai Proyek Strategis Nasional, memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua, berkontribusi dalam bentuk penciptaan keuntungan dan setoran pajak kepada negara.

Dalam laporannya, Dewan Komisaris pun menyampaikan bahwa direksi Pertamina juga harus dapat menjalin komunikasi yang baik dengan para stakeholder, termasuk dengan Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca Juga:  Cara Pemerintah Jokowi Menghapus Pertamina dari Bumi Indonesia

Adapun keputusan Menteri BUMN sebagai berikut:

Memberhentikan dengan hormat direksi:

1. Elia Massa Manik
2. M. Iskandar
3. Toharso
4. Dwi W Daryoto
5. Ardhy N. Mokobombang

Mengangkat:

1. Budi santoso syarif – Sebagai Direktur Pengolahan
2. Basuk Trikora Putra – Direktur Pemasaran Korporat
3. Masud Hamid – Direktur Pemasaran Retail
4. M. Haryo Junianto- Direktur Manajemen aset
5.Heru Setiawan – Direktur Mega Proyek dan Pengembangan Petrokimia
6. Gandhi Sriwidjojo – Direktur Infrastruktur
7. Nicke Widyawati – Direktur SDM sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Utama

Adapun Direksi yang tidak mengalami perubahan, yakni:

1. Gigih Prakoso – Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko
2. Syamsu Alam – Direktur Hulu
3. Arif Budiman – Direktur Keuangan. (red)

Editor: Gendon Wibisono

Loading...

Terpopuler