Kondom

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Sebuah studi mengatakan bahwa kondom bukanlah jaminan utama pencegah kehamilan. Meski menggunakan kondom dianjurkan karena salah satu alat terbaik untuk mencegah penyebaran IMS dan kehamilan yang tidak diinginkan, tetapi pria harus berhati-hati sebelum menggunakannya.

Dilansir Daily Star, pasangan yang tidak cukup waktu untuk mengenakan kondom dengan benar berpotensi membuat karet bisa pecah atau bocor.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Sexually Transmitted Infections menanyai 512 orang tentang kehidupan seks mereka dan satu pertanyaannya apakah ada cukup waktu untuk memasang kondom tanpa terburu-buru?

Periset menemukan bahwa terburu-buru bisa membuat karet kondom dua kali lebih mungkin sobek atau bocor. Dan dua kali lebih mungkin terlepas saat berhubungan seks.

Kemudian, sebanyak 33 persen pasangan yang telah berhenti menggunakan kondom lalu menggunakannya lagi saat berhubungan seks tiga kali lebih mungkin kondom tersebut bocor dan sobek.

Di seluruh dunia, lebih dari separuh dari semua orang memiliki IMS seumur hidup mereka.Dan kira-kira satu juta orang tertangkap beberapa jenis infeksi seksual setiap hari. Jadi, kesehatan seksual pasangan perlu memperhatikannya, terutama terkait dengan IMS.

Sementara pria juga harus waspada membeli kondom berukuran salah. Jika kondom tidak sesuai dengan penis anda maka bisa terlepas dan kemudian anda berisiko mengalami IMS buruk.

Jadi, tidak perlu berpura-pura ketika anda memang hendak menggunakan kondom saat berhubungan seks. Coba ingat-ingat lagi ukuran kondom yang cocok dan sesuai dengan ukuran kelamin.

Kondom kecil berukuran 1,75 inci (4,4 cm) lebar dan 6,3 inci (16 cm). Kondom biasa berukuran 2,0 inci (5,1 cm) dan panjang 7,9 inci (20,1 cm). Panjang dan besar berukuran 2,12 inci dan panjang 7,9 inci (20,1 cm).

Editor: E. Dieda

Komentar

SHARE