Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Foto Fhadilah/Nusantaranews
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Foto Fadilah/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengungkapkan bahwa sudah ada 10 televisi (TV) swasta yang telah menandatangani komitmen untuk netral dalam gelaran yang berbau politik.

“Ada 10 TV buat komitmen di atas materai akan berlaku independen terhadap pemilik modal. Kedua, berlaku independen dalam event politik, seperti pileg (pemilihan legislatif) dan pilpres (pemilihan presiden),” ungkapnya kepada wartawan dalam diskusi ‘News or Hoax‘ yang diselenggarakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Media Center DPR/MPR RI, Jakarta, Selasa (10/01/17).

Di samping itu, saat ditanya terkait peran Dewan Pers dalam mengawasi ataupun menjangkau media-media massa yang ada baik itu cetak, TV ataupun elektronik, Rudiantara mengatakan, tidak bisa jika hanya dilakukan oleh Dewan Pers saja.

“Dewan Pers menjaga newsroom, tapi tak menjangkau owner. Pemerintah dan Komisi I membantu, tapi belum menjangkau semua media, hanya elektronik,” ujarnya.

Rudiantara menambahkan, kalaupun bisa terawasi dan terjangkau semuanya, maka biaya yang dibutuhkan pun akan sangat tinggi sekali. Itupun, lanjutnya, pasti akan timbul pro dan kontra jika mengambil biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pengawasan, kita akan capek kalau ngawasi-ngawasi. Kita bukan Tiongkok. Kedua, berapa ongkosnya? Berapa miliar dolar untuk beli sistem? Kalau kita ajukan APBN, pasti temen-temen DPR (bilang) mending BLT (Bantuan Langsung Tunai) atau bikin jalan raya,” katanya. (Deni)

Komentar