Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zein/Foto: dok. Tempo.co
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zein/Foto: dok. Tempo.co

NUSANTARANEWS.CO – Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) TNI Kivlan Zein mengatakan pemerintah mengalami kepanikan luar biasa seiring rangkaian aksi demonstrasi umat Islam menuntut kasus penistaan agama. Sehingga, pemerintah memunculkan isu makar yang dihembuskan ke permukaan publik.

Kivlan meyakini umat Islam akan tetap bergairah melakukan aksi lanjutan kendati pemerintah berusaha meredamnya.

“Isu penistaan agama ini seksi, sensitif. Makanya umat Islam bergerak,” ujar Kivlan di sebuah diskusi yang bertema ‘Memetakan Motif, Agenda, dan Kekuatan diBalik Ahok’ di Kantor PB HMI, Jalan Sultan Agung, Guntur, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016).

Kivlan pesimis rencana aksi lanjutan umat Islam pada tanggal 2 Desember urung dilakukan. Menurutnya, mereka akan tetap turun karena didorong solidaritas atas nama keyakinannya.

“Meski pimpinan ormas Islam menyatakan tidak turun, kalangan bawah akan tetap turun,” ungkapnya.‎ (Hatiem)

Komentar