Berita Utama

KTT ASEAN: Presiden Obama Ingin Bangun Kemitraan Trans Pasifik

Presiden Obama
Presiden Barack Obama dalam KTT ASEAN 28/Foto Istimewa

NUSANTARANEWS.CO – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama setelah selesai menghadiri KTT G20 Hanzhou, langsung terbang ke Laos untuk memenuhi undangan ASEAN SUMMIT. Lawatan Obama ke Vientiane, Laos, sekaligus menjadikannya sebagai Presiden Amerika pertama yang mengunjungi negara itu.

Seperti dietahui sejak Presiden Obama menggeser kebijakan kepentingan politik luar negerinya ke Asia Pasifik secara tidak langsung telah membawa perubahan besar dalam panggung politik dunia. Sehingga kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi bagian dari kepentingan nasional Amerika, khususnya terkait minyak, tiba-tiba saja begeser ke Asia Pasifik. Akibatnya kawasan Timur Tengah kini seakan-akan menjadi kawasan yang tidak bertuan yang marak dengan konflik-konflik sektarian.

Seperti diketahui, Laos yang kini menjadi Ketua ASEAN banyak dikecam oleh berbagai pihak karena persoalan pelanggaran HAM. Tapi, menurut pejabat Gedung Putih, pertemuan bilateral dengan Laos lebih penting bagi kelanjutan kebijakan global Amerika, terutama untuk merangkul negara-negara yang memiliki hubungan rumit dengan Amerika.

Dalam pidatonya di depan kepala pemerintahan negar-negara ASEAN itu, Obama meminta agar diratifikasinya Kemitraan Trans Pasifik (TPP), yakni suatu perjanjian perdagangan bebas yang luas yang mencakup 12 negara Pasifik. Presiden Obama sangat berkepentingan dengan ratifikasi TPP tersebut, karena Asia Pasifik telah menjadi komponen penting dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Obama. Dalam kesempatan itu, Obama menyatakan keyakinannya bahwa bisa meyakinkan Kongres Amerika untuk meratifikasi perjanjian itu dalam bulan-bulan terakhir kepresidenannya.(Banyu)

 

 

 

 

Komentar

To Top