Connect
To Top

Jokowi: Ormas Anti-Pancasila Termasuk PKI Kita Gebuk, Kita Tendang

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, Pancasila merupakan satu-satunya ideologi di Indonesia. Jokowi pun menggunakan kata ‘gebuk’ untuk menunjukkan sikapnya terhadap organisasi-organisasi anti-Pancasila.

“Sekali lagi, negara Pancasila itu sudah final, tidak boleh dibicarakan lagi. Kalau ada ormas yang seperti itu, ya kita gebuk!” ujar Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke latihan tempur Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI, Natuna, Kepulauan Riau, yang dikutip dari keterangan resmi Istana Kepresidenan, Jumat, 19 Mei 2017.

Jokowi pun memastikan, negara tidak akan diam dalam menghadapi gerakan-gerakan yang merongrong tersebut.

Untuk diketahui, pemerintah telah mengeluarkan putusan yang merencanakan pembubaran organisasi-organisasi yang anti-Pancasila. Langkah pertama uang diambil adalah membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dikenal hendak membangun khilafah Islamiyah atau negara Islam di Indonesia.

HTI menjadi target utama karena organisasi itu telah dianggap pemerintah sudah terlalu lama dibiarkan dan seharusnya tidak menjadi organisasi resmi pada 2014 lalu.

Jokowi mengaku tak main-main dengan ucapannya tersebut, bahkan ia uga tak pilih kasih. Jokowi mengaku akan melakukan hal yang sama, apabila Partai Komunis Indonesia (PKI) atau organisasi berbasis komunis lainnya berdiri di Indonesia.

Sebab, kata Jokowi, organisasi seperti itu sudah dilarang dalam Ketetapan MPRS No.25 Tahun 1966. “Ya kita gebuk, kita tendang, sudah jelas itu. Jangan ditanyakan lagi. Misalnya PKI nongol, gebuk saja. Payung hukumnya jelas soal larangan itu, TAP MPRS,” tegas Presiden Jokowi.

Pewarta: Richard Andika
Editor: Achmad Sulaiman

Komentar