Cawagub Sandiaga Uno/Foto via: viva.co.id
Cawagub Sandiaga Uno/Foto via: viva.co.id

NUSANTARANEWS.CO – Calon wakil gubernurnya DKI Jakarta, Sandiaga Uno memprediksi Jakarta akan menjadi pasar digital potensial di hari-hari mendatang meski belum menjadi epicentrum digital. Untuk itu, ia mendorong banyak pihak terutama para pegiat bisnis digital terus mendorong dan menciptakan teknologi digital demi perkembangan bisnis e-commerce di Indonesia, khususon di Ibu Kota.

“Jakarta masih menjadi pasar digital. Belum menjadi epicentrum digital.  A lot of noise about e-commerce, tapi dari segi dampak belum banyak kelihatan,” kata Uno dalam keterangan tertulis yang diterima nusantaranews.co di Jakarta, 12/11/2016).

Inovasi-inovasi baru sangat dibutuhkan untuk mendorong perkembangan bisnis e-commerce, kata dia menambahkan. Digital, kata dia lagi, tentu sangat dibutuhkan, terkhusus warga DKI Jakarta yang dinilainya masih awam soal teknologi.

“Selama 10 bulan saya berkeliling mengunjungi warga Jakarta, masih banyak saudara-saudara kita yang belum merasakan manisnya teknologi digital. Dari 60%  masyarakat menengah, sebesar 10-15% masih hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka bahkan belum mampu menggunakan teknologi digital,” ungkap Uno.

Sandiaga menambahkan, sebenarnya sudah ada beberapa aplikasi digital yang dicipatakan oleh pengusaha startup dalam negeri untuk membantu masyarakat khususnya pedagang kecil dalam mendistribusikan produk dagangan mereka, hanya saja aplikasi ini belum bisa dirasakan sepenuhnya oleh pelaku usaha dan konsumen.

Mantan Ketua Umum HIPMI ini berharap kehadiran perusahaan-perusahaan financial teknologi atau fintech bisa memberikan solusi bagi UMKM dengan memberikan harga bahan-bahan pokok yang lebih murah dan juga menciptakan lahan pekerjaan baru yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

“Digital harus mampu menciptakan lapangan kerja, jika ada maslaah regulasi kita bisa dorong bersama untuk meminta solusi dari pemerintah,” tandasnya. (Sego/Red)

Komentar