Sukuk Mudharabah Subordinasi l Tahun 2016, BRI Syariah/Foto Andika/Nusantaranews
Sukuk Mudharabah Subordinasi l Tahun 2016, BRI Syariah/Foto Andika/Nusantaranews

NUSANTARANEWS.CO – PT Bank BRI Syariah atau BRI Syariah akan menerbitkan Sukuk
Mudharabah Subordinasi I dengan jumlah dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp1 triliun demi mendukung pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

‎Direktur Utama BRI Syariah Moch. Hadi Santoso mengatakan, BRI Syariah melakukan upaya memperkuat modal melalui penerbitan Sukuk Mudharabah Subordinasi. BRI Syariah akan menerbitkan Sukuk Mudharabah Subordinasi l Tahun 2016 dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1 triliun.

“Sukuk Mudharabah tersebut berjangka waktu tujuh tahun dan Sukuk Mudharabah Subordinasi tersebut telah mendapatkan penilaian rating dari Fitch dengan rating id A+ (Single A Plus),” kata Hadi di kantor pusat BRI, Jakarta, Rabu (12/10).

Adapun tujuan dari penerbitan Sukuk Mudharabah ini untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka menunjang kegiatan pengembangan usaha berupa penyaluran pembiayaan, dengan diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) serta peningkatan komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang.

Sukuk Mudharabah Subordinasi I ditawarkan dengan pendapatan bagi hasil yang diterima oleh pemegang Sukuk Mudharabah Subordinasi yaitu dengan kisaran sebesar 9,5 persen 10,25 persen per tahun.

Dalam proses penawaran umum tersebut, sambung Hadi, BRI Syariah dibantu oleh beberapa profesi penunjang di antaranya PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities dan PT Indopremier Securities selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Periode bookbuilding atas Sukuk Mudharabah tersebut akan dilakukan selama periode 12-26 Oktober 2016 dengan estimasi tanggal efektif 8 November 2016. Rencana Penawaran umum dilakukan pada 10-11 November 2016.

Pendistribusian akan dilakukan secara elektronik pada 16 N‎ovember 2016. ‎Sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia rencananya akan dilakukan bertepatan dengan Ulang Tahun BRI Syariah ke-8 pada 17 November 2016. (Andika)

Komentar