Selain Pantang Menggusur, Sandiaga Janji Bikin Lokbin untuk PKL

Sandiaga Uno berkampanye dengan mendatangi warga RT 007/RW 10 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2016)/Foto: Dok. detikcom

Sandiaga Uno berkampanye dengan mendatangi warga RT 007/RW 10 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2016)/Foto: Dok. detikcom

NUSANTARANEWS.CO – Masa Kampanye bagi para calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta masih berlangsung. Bagi para cagub cawagub, setiap kampanye senantiasa memberikan jawaban yang menyanangkan bagi warga DKI ketika mempertanyakan perihal nasib mereka.

Salah satu contoh, seperti yang dikeluhkan oleh salah seorang warga bernama Susanti kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Sandiaga Uno. Sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL), Susanti mengadu kepada Sandiaga bahwa setiap kali berjualan kopi, kerap dirazia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Karena dagangan Susanti kerap “digaruk” oleh Satpol PP, ia pun terpaksa tak berjualan lagi.

“Pak saya mau tanya nasib PKL. Saya kan dagang kopi, terus sering dirazia sama Satpol PP. Dan sekarang, saya udah enggak pernah jualan lagi,” kata Susanti.

Karena itu, Sandiaga Uno menegaskan kepada Susanti dan warga lainnya bahwa dirinya pantang untuk melakukan penggusaran terhadap para PKL di DKI. Sandiaga pun berjanji tidak akan merazia para PKL. Sebab, ia mendukung warga yang memiliki usaha halal, kendati hanya sebagai pedagang kecil.

“Satpol PP itu diperintahkan oleh atasannya, Bu. Jadi, nanti kalau saya jadi, akan saya perintahkan jangan razia pedagang kaki lima,” kata Sandi saat kampanye di depan warga Puri Kembangan Gang Pandan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (23/1/2017).

Bahkan, tidak hanya pantang menggusur, Sandiaga pun berencana membuat lokasi binaan (Lokbin) bagi para PKL. Sehingga, para PKL tidak lagi perlu berhadapan dengan Satpol PP.

“Kedepan, Insya Allah solusinya sebuah pangkalan kita bikin lokasi binaan untuk PKL,” kata Sandi. (riskiana/red-02)

Exit mobile version