My Dear, Ibu, Apa Salahku?

Sandiaga Uno Saat Mencium Tangan Sang Ibu (Foto: Dwi Rizki/Warta Kota)
Sandiaga Uno Saat Mencium Tangan Sang Ibu (Foto: Dwi Rizki/Warta Kota)

Puisi Dyah Titi Sumpenowati

 

Apa Salahku?

 

Ruangan ini sempit juga gelap

Tapi ini nyaman ibu

Aku berenang dan makan

Ibu suara apa itu?,Ayahku kah itu?

Bilang padanya ibu, aku rindu

Inginku dengar suaranya, diciumnya

Kenapa kalian berteriak?

Siapa orang itu? Dia jahat ibu..

Dia  menyeringai,Tolong aku ibu…

Dia merenggut hidupku…

 

Ibu..

Kenapa kau diam saja

Tidakkah kau sayang padaku?

Aku ingin bertemu denganmu ibu

Disini aku hanya mendengar suaramu

 

Benda apa itu? Tajam sekali ibu…

Sakit sekali ibu.. tolong aku ibu…

Kenapa kau diam saja ibu?

Mereka mengambilku darimu

Tolong aku ibu, benda ini mengirisku

Mengoyak tubuhku

Sungguh aku sayang padamu ibu

Tapi sayang Tuhan lebih sayang padaku

Salam sayang dariku, yang  tak pernah menemuimu

 

Purwokerto, 20 Februari 2019

 

My Dear

 

Mawar itu masih menguncup

Pagi di bulan ini masih terasa sama

Januari lalu kau datang bersua

Membawa sepotong kata dalam kertas

Teka-teki ini rumit bagiku

Sebenernya apa maksudmu

 

Gerimis waktu itu my dear

Sepucuk surat dibungkus amplop coklat

Dear…. My Dear

Cerita ini masih panjang

Kereta ku masih lama datang

Kau bisa mulai bercerita

Kidung asmarandana mengalun dimuka

 

My dear……

Buka bungkusan itu

Dear… My dear…

Biar tak penasaran aku

Apa maksudmu?

My Dear…

 

Purwokerto, 23 Februari 2019

 

Namaku Namamu

 

Menatap langit yang tak terbatas

Mengukir bait mimpi dalam kegamangan

Menanti Tuhan dalam bait yang kudekap erat

Aku bertaruh dengan waktu

Mengukir sejarah dengan ridho Tuhanku

Tertanda dalam kitabku

Namaku…

Namamu…

 

Banyumas, 4 Oktober 2018

Dyah Titi Sumpenowati, kelahiran Banyumas, 30 Januari 1999.  Menyukai sastra dan seni, suka menulis, menyukai musik dan tertarik belajar bahasa Inggris, saat ini menjadi mahasiswa semester 2 di IAIN Purwokerto. Bisa dihubungi via, email: dyatisumpenowati@gmail.com, dyahtiti25@gmail.com,  dts_dyati18, Twitter: dts_dyati18

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: redaksi@nusantaranews.co atau selendang14@gmail.com

Baca: 10 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Kirim Tulisan ke Nusantaranews.co

Exit mobile version