Ekonomi

Mentan, Gagas Upsus Sapi Indukan Wajib Bunting

Peternakan Sapi di Kalimantan Timur / Nunsataranews / Dok. duniaternak
Peternakan Sapi di Kalimantan Timur / Nunsataranews / Dok. duniaternak

NUSANTARANEWS.CO – Mengikuti jejak kesuksesan Upaya Khusus (Upsus) komoditas padi, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman kini meluncurkan Upsus Sapi Indukan Wajib Bunting (Siwab) yang tujuannya memperbanyak populasi sapi potong di dalam negeri.

Amran menyampaikan melalui upaya pembuntingan 4 juta ekor sapi, dia menargetkan pada tahun depan akan ada 3 juta ekor sapi bunting sehingga menghasilkan jumlah anakan dengan jumlah yang sama pada 2018 mendatang.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana meningkatkan produksi dengan inseminasi buatan. Tahun lalu saja, dari program IB itu sudah ada penambahan 1,4 juta ekor anakan dari 2 juta yang di-IB. tahun ini kami susun targetnya 4 juta IB mudah-mudahan bisa ada 3 juta kelahiran baru,” kata Mentan saat mengeluarkan siaran pers Upsus Siwab di Lamongan, Sabtu (8/10).

Sapi indukan adalah sapi yang dipelihara peternak untuk menghasilkan anakan sapi. Dengan Upsus Siwab, sebanyak 4 juta ekor sapi indukan di dalam negeri akan dibuntingkan baik melalui manajemen kawin alam maupun inseminasi buatan (IB).

Hari ini, jajaran Menteri dan Ketua Komisi IV tersebut melangsungkan panen pedet sebanyak 3.000 ekor di Lamongan, Jawa Timur. Jatim merupakan provinsi dengan populasi sapi terbanyak di Indonesia, sekitar 30% dari total sapi nasional.

Selain Amran, hadir dalam peluncuran Upsus Siwab ini di Lamongan Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Putro Sanjdojo, Menteri Koperasi dan UMKM AAG Ngurah Puspayoga, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Ketua Komisi IV DPR RI Eddy Prabowo, dan para Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa, kabupaten, dan provinsi. (Andika)

Komentar

To Top