Siskamling Ronda malam di lakukan oleh semua warga masyarakat yang ada di Desa Banaran. (Foto: Putra Banaran/Ilustrasi)

NUSANTARANEWS.CO, Pasuruan – Danramil 0819/09 Lumbang Kapten Arh Nanang Sugito menggelar kegiatan pembinaan Siskamling. Kegiatan ini dihadiri oleh 75 peserta terdiri dari Kasi Trantib Lumbang, Babinsa, Bainkamtibmas, KAde dan perangkat, Linmas Desa, Ketua RW, Kepala Dusun, Karangtaruna, Tomas, Toga dan Toda.

Pada kesempatan ini, Danramil 0819/09 Lumbang menyampaikan materi tentang Siskamling menjadi wujud peran serta masyarakat dalam bela negara. Menurutnya, sistem keamanan lingkungan yang lebih dikenal dengan istilah Siskamling  itu selalu membuahkan hasil bagi kondisi dan keamanan lingkungan masyarkaat sehingga benar-benar terjaga.

Menurutnya, ada empat manfaat dari Siskamling. Pertama, menyangkut tentang keamanan insani atau bagaimana seseorang bisa nyaman untuk hidup di negeri ini. Kedua, keamanan publik atau disebut dengan Kamtibmas. Ketiga, keamanan internal atau keamanan dari ancaman separatis, pemberontakan dan aksi teroris. Keempat, keamanan eksternal berupa menjaga kedaulatan wilayah NKRI.

Terutama di kawasan pedesaan, kebiasaan untuk menjaga lingkungan secara gotong royong sangat kental dilakukan masyarakat. Namun lambat laun kebiasaan itu semakin pudar di kala masyarakatnya sudah mempunyai banyak kesibukan dan mulai menurunnya nilai-nilai kebersamaan serta menguatnya rasa individualisme di antara mereka.

Saat ini sebenarnya Siskamling dituntut lebih banyak berperan demi terciptanya lingkungan yang aman dan damai.

“Dalam lingkup kecil lagi-lagi Siskamling bukan hanya tugas satpam, tapi tugas kita semua. Hal yg di harapkan  siskamling dapat dan tetap hidup di Negeri kita tercinta ini. Mari kita galakkan kembali Siskamling demi terciptanya lingkungan yang aman, damai dan tentram. Karena siskamling merupakan wujud nyata peran masyarakat dalam bela negara,” ujar Kapten Arh Nanang Sugito. (PB)

Pewarta: Eriec Dieda

Komentar