Connect
To Top

Kenapa Seorang Guru Harus Bersabar? Ini Jawabannya

NUSANTARANEWS.CO – Saat Anda memutuskan untuk menjadi seorang guru atau pendidik, maka sifat yang harus dimiliki adalah kesabaran. Kesabran merupakan kunci utama dan pertama ketika anda ingin menjadi guru yang profesional dan bisa diterima anak didik.

Semua orang mengetahui tahu, jika dunia mengajar bakal dihadapkan dengan berbagai kepribadaian anak yang berbeda-beda. Ada yang bandel, ada yang nakal dan ada yang tertib. Semua menjadi satu dan mau tidak mau harus diterima oleh setiap guru.

Apalagi ketika Anda menjadi guru di sekolah dasar atau PAUD. Jelas Anda akan membutuhkan kesabaran yang sangat ekstra. Betapa tidak, karena kondisi psikologis dan kepribadian anak-anak yang berbeda dan Anda harus bisa menyeimbangkan dan menjadikan mereka menajadi satu. Anak-anak juga akan cenderung lebih banyak bermain dan anda harus bisa menyatukan dunia mereka menjadi satu.

Menjadi seoarang guru memang menyimpan berbagai tantangan besar. Anda akan dihadapkan dengan berbagai pemandangan yang cukup membingkungkan. Karena di dalam kelas, murid memiliki kepribadian dan psikologis yang berbeda. Ada murid yang nakal, ada yang sopan. Ada murid yang cerdas ada pula kemampuan standar.

Contoh sederhana bagaimana sikap kita ketika mendapati anak didik bandel di dalam kelas? Tidak mau mendengarkan pelajaran dan asik bermain sendiri? Atau ketika Anda mendapati anak didik sulit memahami apa yang disampaikan?

Mungkin kebanyakan guru akan merasa jengkel dan tidak sabar. Tidak sedikit yang kemudian emosi dan marah. Mereka kemudian banyak yang menghardik anak didik. Ada juga yang kemudian tidak ambil pusing dan tetap melanjutkan materi pelajaran. Meski banyak anak didik yang masih belum memahami dengan apa yang diajarkan.

Ketika guru melakukan sikap itu, jelas itu perbuatan yang salah dan tidak patut dilakukan. Karena dalam kondisi seperti inilah ujian berat yang dirasakan seorang guru. Kesabaran merupakan salah satu sikap utama yang harus dimiliki seorang guru.

Editor: Romandhon

Komentar