Gaya Hidup

Anak-Anak Masih Lebih Suka Baca Buku dari pada e-Book

Ilustrasi anak belajar/Foto via solusisehatku
Ilustrasi anak belajar/Foto via solusisehatku

NUSANTARANEWS.CO – Perkembangan teknologi memberikan dampak yang cukup hebat terhadap kebiasaan anak. Khususnya bagi anak-anak di perkotaan atau di dalam masyarakat urban. Tidak menutup kemungkinan hal serupa juga terjadi di desa.

Dampak smartphone terhadap anak, bisa positif dan bisa juga negatif. Tergantung cara orang tua mengenalkan teknologi dengan fitur lengkap itu dikenalkan pada anak.

Sebuh hasil penelitian terbaru menyakan bahwa, ternyata anak-anak lebih suka baca buku “buku kertas” dari pada baca buku di smartphone (e-book).

Penelitian ini hendak mengetahui kecenderungan anak ketika ingin membaca. Apakah mereka memilih buku bacaan, atau justru membaca via smartphone. Penelitian juga ingin mencari tahu impact dari dua kecenderungan tersebut terhadap minat baca mereka.

Mengutip Independent, sebuah penelitian di Australia Barat tahun 2016 telah menganalisis 977 anak yang ikut berpastisipasi mengisi form penelitian.

Selanjutnya, peneliti mengidentifikasi seberapa sering anak-anak mengakses perangkat teknologi dengan kemampuan eReading serta frekuensi penggunaannya ketika mereka ingin membaca.

Peneliti menyatakan bahwa, saat ini, buku bacaan lebih banyak memberikan manfaat terhadap daya ingat anak. Khususnya dalam hal meningkatkan kemampuan atau pemahaman terhadap teks dan konteks.

“Responden (anak-anak) yang ditemukan secara umum menunjukkan bahwa smarphone (e-book/e-reading) tidak memberikan dampak secara penuh untuk tujuan membaca, bahkan ketika mereka membaca buku harian. Selain itu, akses ke ponsel berkaitkan dengan infrequency membaca. Selebihnya, anak-anak akan menjadi sedikit membaca ketika mereka mendapat fitur lain dalam smartphone yang mereka gunakan.”

Sebagai informasi, dalam sebuah kasus di Korea Selatan menunjukkan, anak-anak di Kersel termasuk anak-anak yang melek teknologi paling maju di dunia. Namun demikian, mereka lebih suka membaca buku kertas sebagai hasil dari “memahami efek melelahkan membaca berbasis layar, khususnya sehubungan dengan ketegangan mata.”

Disamping itu, penelitian mengidentifikasi anak-anak lebih memilih buku kertas barangkali lantaran buku kertas tidak memberikan gangguan. Tidak seperti perangkat seluler yang lumrahnya memiliki koneksi internet. Dimana, bisa membuat anak-anak sulit untuk fokus dan konsestrasi ketika membaca. [RSK]

Penulis/Editor: Achmad Sulaiman

Komentar

To Top